Liska Rahayu

Liska Rahayu, lahir di ujung barat Pulau Jawa, Cilegon, Banten pada 30 Oktober 1992. Sarjana sains jurusan Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada ini tertarik dengan kegiatan kesusastraan, kependidikan, dan alam karena ia percaya bahwa alam adalah madrasah kehidupan.

Tulisannya tentang perempuan pekerja seks di Jawa dan Papua menjadi salah satu penerima anugerah riset Sobat Bumi Pertamina Foundation 2013. Selain itu, ia pernah menjadi peserta International Youth Peace Fest di Chandigarh, India. Liska juga sempat menjadi pekerja kontrak di Kementerian Sosial bidang jaminan sosial. Pengalamannya mengikuti kuliah kerja nyata di Teluk Bintuni, Papua Barat serta menjadi bagian dari Himpunan jurusan Geografi lingkungan (EGSA),  KNN PPB 07,  Pusat Studi Asia Pasifik (PSAP) UGM, GSC, IMAHAGI, hingga BEM KM FGE mengajarkannya bahwa kebahagiaan bukan perkara atribut kebendaan semata. 

"Aku hanya tak ingin menjadi layang-layang ibu kota, seperti pitutur Rendra tempo hari. Layaknya Pram, aku hanya ingin adil sejak dalam pikiran. Menjadi sebaik-baik diriku sendiri, tentulah kebijaksanaan yang samadi" adalah manifestasi kegelisahannya tentang arti sebenar-benarnya hidup. Menjadi pengajar muda adalah langkah yang ia ambil untuk belajar memahami diri dan tanah airnya lebih dalam. Setahun ke depan, Liska akan mengajar di Lereng Bukit Barisan SDN 09 Semende Darat Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan.

 

Cerita PM:


Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran