Ayendha Kukuh Pangesti

Perempuan kelahiran 5 Juni 1993 ini menghabiskan waktunya sejak kecil sampai SMA di sebuah desa di Kabupaten Pekalongan. Semangat untuk mengenyam pendidikan lebih baik, membawanya meraih gelar sarjana Teknologi Pangan di Insitut Pertanian Bogor dengan penelitian yang dilakukannya di Mae Fah Luang University, Thailand.

Selama kuliah, Ayen tidak hanya menghabiskan waktunya di kelas namun juga aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris International Association of Student in Agriculture and Related Science (IAAS) dan Tanoto Scholars Association (TSA) IPB, anggota divisi Akademik Profesi di BEM Fakultas serta menjadi ketua divisi di beberapa kegiatan kampus. Selain itu dia juga menyukai dunia anak-anak seperti mengajar di desa Kahuripan, Bogor dan bergabung dengan Sahabat Anak Bungur, Pasar Senen di akhir pekan. Kecintaannya tersebut membawa Ayen berkesempatan mengikuti Global Peace Volunteer Camp di Malaysia 2014 dan memenangkan Design UNICEF Global Challenge 2015 dengan projectnya yang bernama ‘We are Siblings’.

Perempuan yang pernah mewakili Indonesia pada G(irls) 20 Summit di Australia dan awardee Young Leaders for Indonesia (YLI) wave 7 ini, percaya bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Sebagai manusia yang telah mendapat begitu banyak nikmat dalam hidupnya, Ayen memutuskan untuk mengabdikan dirinya selama satu tahun di SD Wiwirano Atas, Kabupaten Konawe sebagai Pengajar Muda.


Cerita PM:


Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran