Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Namira Assagaf

Namira Assagaf, yang biasa dipanggil Nami, lahir dan besar di Bandar Lampung sebelum akhirnya pindah ke Jakarta pada tahun 2001. Sejak kecil, Namira menaruh banyak perhatian pada dunia pendidikan.

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan program kekhususan Hukum tentang Kegiatan Ekonomi ini tergabung dalam berbagai kepanitiaan dan organisasi semasa kuliah, diantaranya BEM FHUI dan Asian Law Students’ Association (ALSA) Local ChapterUI dimana ia pernah menjabat sebagai Vice Director of Alumni and Public Relations serta salah satu delegasi Indonesia dalam ALSA International Conference di Singapura dengan tema Alternative Dispute Resolutions.

Sebelum menjadi Pengajar Muda, Nami yang telah memiliki izin advokat,bekerja lebih dari 3 tahun pada salah satu firma hukum di Jakarta dan turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan turunan Indonesia Mengajar.

Pada tahun 2015, Nami mengadvokasi seorang anak berbakat dari Rote untuk mengikuti pendidikan musik di Jakarta.

Menurut Nami, menjadi Pengajar Muda merupakanpanggilan atas prinsip hidupnya untuk selalu bermanfaat bagi sesama dan negara. Nami percaya bahwa kepedulian harus dinyatakandan diwujudkandalam tindakan, bukan sekedar kata-kata. Selama setahun ke depan, Nami akan mengabdi di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.