Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Moh. Fajri

Fajri merupakan anak semata wayang dari pasangan Bapak Sutaji dan Ibu Sukiatun. Ia lahir di Lamongan, tepatnya di desa Solokuro. Ia merupakan lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya.

Selama menempuh pendidikan, Fajri termasuk anak yang aktif mengikuti organisasi. Hal tersebut dipertegas dengan Fajri yang sempat dipercaya menjadi Ketua OSIS pada saat SMP dan SMA. Pada masa kuliah, Fajri juga pernah dipercaya menjadi Ketua Himaprodi Diksasindo 2013 dan Presiden BEM FIB UB 2014. Selain aktif berorganisasi, ia juga menumbuhkan kecintaannya pada bidang olahraga dan kesenian.

Selain untuk ikut melunasi janji kemerdekaan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Menjadi pengajar di pelosok negeri merupakan sesuatu yang sudah Fajri impikan sejak di bangku SMA. Mimpi tersebut masih terjaga sampai kuliah, dan kini mimpi itu bisa terwujud melalui Indonesia Mengajar. Fajri percaya melalui gerakan ini pendidikan di Indonesia bisa tumbuh dan berkembang menjadi semakin baik.

Fajri mendapatkan kehormatan menjadi angkatan pertama yang ditempatkan di SDK Latalola Besar Pulau Masela Maluku Barat Daya. Ia bertugas sejak Juni 2016 sampai Juni 2017.