Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Moh. Aqim Askhabi

Panggilannya Aqim, anak ketiga dari lima bersaudara ini lahir di Nganjuk, 24 Desember 1992. Pria asli Jawa Timur ini memperoleh gelar sarjana Sosiologi dari FISIP Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya pada 2015, ketertarikannya adalah dibidang sosiologi agama, masalah kemiskinan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

Selama kuliah ia aktif dibeberapa organisasi kampus dan luar kampus, diantaranya SKI Fisip, Wanala Unair, Badan eksekutif Mahasiswa, dan  Laskar Sedekah Surabaya, disana ia diberi amanah diantaranya sebagai ketua departemen Ski fisip, dan menteri kebijakan Publik BEM UNAIR 2014. Selain itu ia juga melibatkan diri dalam beberapa kegiatan sosial, diantaranya bekerja sebagai PIC Pelayanan Mobil Sehat CSR dari PGN & RZ Surabaya, serta kegiatan sosial di Laskar Sedekah Surabaya.

Menjadi orang yang berada dibarisan terdepan dalam memperjuangkan perbaikan pendidikan Indonesia adalah motivasi dia bergabung sebagai pengajar muda.Selain itu untuk memenuhi keingintahuannya belajar dan merasakan bagaimana hidup sebagai bangsa Indonesia seutuhnya.

Selama satu tahun ini (2016-2017) Aqim mendapat kehormatan belajar, mengabdi dan menjadi pengajar muda angkatan pertama yang ditempatkan di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.