Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Marthella Rivera Roidatua Sirait

Gadis Batak kelahiran Bandung, 3 Maret 1991 ini akrab disapa Thella. Uniknya, meskipun anak tunggal, Thella senantiasa dibiasakan untuk mandiri oleh orang tuanya yang nomaden. Lama tinggal di Pekanbaru, ia menghabiskan 3,5 tahun terakhir di Bandung untuk menamatkan studinya di jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran dan menjadi lulusan pertama di angkatan 2008.

Semasa kuliah, Thella pernah menjabat sebagai Koordinator Trading Ospek, LO Seminar Internasional, aktif menjuarai lomba debat logika di fakultasnya, dan menjadi finalis Mahasiswa Berprestasi. Thella juga sempat terpilih mengikuti pertukaran mahasiswa ke University of Malaya, Kuala Lumpur, dan dua tahun dibekali beasiswa DIKTI. Kecintaannya pada kegiatan sosial terutama untuk anak-anak membuat Thella berinisiatif bersama teman-temannya mendirikan sebuah komunitas Budak Leutik yang tiap bulannya rutin mengadakan acara di Bandung.

Selama kurang lebih sepuluh bulan bekerja sebagai junior analyst di Indonesia Center for Democracy, Diplomacy, and Defense, Jakarta, Thella makin tersadar akan apa yang menjadi akar masalah bangsa ini dan terpanggil untuk terjun langsung dalam dunia pendidikan. Akhirnya, Thella mantap hati mengabdikan setahun umurnya menjadi Pengajar Muda.

Thella akan bertugas di desa Adodo Molu, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, selama periode 2013-2014.