Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Darwin Achmad Nursamsur

Darwin Achmad Nursamsur adalah anak laki-laki satu-satunya di keluarganya. Lulusan Fisika Material Fakultas Sains dan Teknologi,Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini lahir di Tangerang dan tumbuh besar di Jakarta hingga saat ini.

Karena minatnya terhadap sosial dan pendidikan, telah menghantarkannya menjadi wakil Indonesia pada acara gerakan pemuda bertajuk “Shall We Talk” di Chengdu, China dan aktif melakukan kampanye sosial untuk melindungi anak-anak pada kegiatan “Indonesian Youth Camp” serta “International Conference on Family Planning” di Bali. Selain itu,Darwin juga tergabung bersama Paduan Suara Mahasiswa (PSM) di universitasnya serta menjadi Mahasiswa Berprestasi UIN Jakarta tahun 2014 dan 2015.

Sebelum bergabung di Gerakan Indonesia Mengajar, Darwin menyadari bahwa mendidik adalah tugas orang yang terdidik sehingga ia merasa terpanggil untuk turun tangan menyelesaikan masalah pendidikandengan bergabung bersama Mobil Kelas Berjalan (MKB) untuk membantu anak jalanan agar dapat bersekolah.

Menjadi Pengajar Muda adalah kesempatan Darwin untuk membalas jasa negara yang sudah memberikannya beasiswa Bidikmisi dan ajang menempa diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam satu tahun ke depan, Darwin akan mengabdikan dirinya di SDN Muning Dalam, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.