Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Hyashinta Amadeus Onen Pratiwi

Gadis berdarah Jawa asal Semarang yang akrab disapa Shinta ini adalah anak kedua dari empat bersaudara. Ia mendapat beasiswa penuh delapan semester dari Yayasan Slamet Riyadi Yogyakarta untuk menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

“Pay it forward”adalah prinsip yang ia pegang sehingga Shinta merasa perlu membagikan kembali berkat yang telah ia terima dalam proses pendidikannya pada sesama. Bergabung menjadi relawan di Yayasan Anak-Anak Terang Indonesia sebagai yayasan pemberi beasiswa juga turut  menguatkan niatnya itu. Indonesia Mengajar adalah sarana yang Shinta pilih untuk berbagi berkat kepada anak-anak di daerah yang sulit terjangkau yang ia yakini punya potensi besar.

Pernah mendapatkan dana hibah DIKTI pada PKM Penelitian dan menjadi Juara 1 Vocal Group se-Keuskupan Agung Semarang dan keeaktifannya dalam berbagai organisasi mengantarkannya menjadi lulusan terbaik Ilmu Komunikasi 2015. Ia juga sempat magang di majalah Intisari Kompas Gramedia dan bekerja sebagai student staff di Kantor Kemahasiswaan dan Campus Ministry UAJY selama menjalani perkuliahan.

Semangat dan motivasi untuk terus belajar adalah hal yang ingin ia tularkan pada anak-anak di penempatan. Selama satu tahun Shinta ditugaskan di Kabupaten Musi Banyuasin, tepatnya di SDN 2 Karang Makmur.