Garuda Muda Kampung Gobang
Muhammadtaisar | 06 October 2015

        Sudah beberapa hari ini di atas udara Kampung Gobang, Desa Mayak, Kecamatan Curugbitung selalu dilewati oleh Helikopter yang biasanya berjumlah sekitar 13 buah. Helikopter tersebut terbang dengan dua formasi yang sama yaitu berbentuk segitiga tanpa alas dan terbagi dalam dua kelompok berjumlah 6 – 7 helikopter. Satu terbangnya tinggi dan satu cukup rendah. Biasanya mereka terbang ke arah barat sekitar jam sembilan pagi dan kembali lagi untuk menuju arah timur sekitar jam sebelas siang. Deru mesinnya cukup besar untuk dapat menarik perhatian penduduk kampung keluar dari rumah atau menghentikan pekerjaannya sejenak untuk melihat parade helikopter yang merupakan kesempatan langka, tidak terkecuali juga anak-anak.

              Hari itu tanggal 1 Oktober 2015 saya mengajar Bahasa Inggris di kelas VI yang merupakan mata pelajaran terakhir hari itu. Seperti biasa, jam pelajaran terakhir merupakan jam dimana siswa cukup berkurang fokusnya karena sebentar lagi akan pulang yang setelah itu akan dilanjutkan dengan sekolah agama dibimbing oleh ustadz atau ustadzah mulai pukul 1 sampai setengah 3 siang.

              Di saat saya sedang menjelaskan tentang materi "Simple Present Tense", tiba-tiba terdengar gemuruh helikopter yang lewat dan spontan saja anak-anak langsung berlarian keluar untuk segera melihat ke udara sambil menghitung jumlah helikopter yang lewat. Mendadak kelas menjadi tinggal terisi setengahnya sehingga saya pun menghentikan kegiatan belajar mengajar beberapa saat. Sekitar 5 menitan kemudian kelas telah terisi penuh kembali dan saya menginstruksikan anak-anak untuk tenang karena saya ingin bercerita sejenak tentang kenapa helikopter belakangan ini sering terbang di atas udara Kampung Gobang dimana saat itu saya tidak mempersiapkan isi cerita saya, semuanya melintas begitu saja.

Saya pun memulai bercerita.

Saya : Anak-anak, tahu tidak, helikopter itu akan melintas setiap hari sampai tanggal 5 Oktober?

Anak-anak : tidak tahu Pak!!!

Saya : Ada yang tahu kenapa helikopter beberapa hari belakangan ini sering lewat?

Anak-anak : tidak tahu Pak, kenapa Pak?

Saya : ada yang tahu tanggal 5 Oktober diperingati sebagai hari apa?

Anak-anak : (diam sejenak, kemudian ada seorang anak yang menjawab) HUT TNI Pak.

Saya : betul sekali nak. Jadi helikopter belakangan ini sering lewat sepertinya sedang berlatih dalam rangka persiapan HUT TNI tanggal 5 Oktober. Nah kalau begitu, ada yang tahu hari ini hari apa?

Anak-anak : (semua menjawab) Kamis Pak!!!  

Saya : iya betul sekali. Tetapi ada yang tahu tanggal 1 Oktober diperingati sebagai hari apa?

Anak-anak : (diam sejenak, kemudian ada seorang anak yang menjawab) Hari Kesaktian Pancasila Pak.

Saya : iya betul sekali.

                  Kemudian saya bercerita sedikit tentang kejadian tahun 1965 silam, cerita tentang pemberontakan untuk mengganti ideologi Pancasila namun berhasil digagalkan dengan gagah berani oleh kekuatan militer dan semangat nasionalisme rakyat pada saat itu. Anak-anak sangat antusias mendengarkan cerita saya sampai selesai dan kemudian pelajaran Bahasa Inggris pun dimulai kembali.

                Sekarang helikopter sudah tidak lewat lagi, seperti yang telah saya katakan kepada anak-anak. Tetapi, Pancasila. Telah lewat 50 tahun sejak kejadian itu namun engkau masih gagah berdiri dan tetap hidup sebagai ideologi negara ini. Dengan keberanian dan rasa nasionalisme garuda-garuda muda yang kami pupuk di sekolah-sekolah, kau akan selalu menjadi pribadi untuk bangsa ini. AYO MAJU MAJU!!!

Cerita Lainnya

Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran