VassilisaAgata Yuwana Adam

"Kenapa kamu nonton sinetron terus?"

"Kalau nonton berita, ‘kan cuma Bu Guru yang ngerti."

Anak Kapuas Hulu itu menjawab pada Pengajar Muda yang berasal dari Tanah Jawa. Kisah itu begitu keras menampar Vassilisa Agata, mengingatkannya kembali akan mimpi yang sempat tertunda: menjadi penulis yang mengisahkan kehidupan minoritas yang kerap terlupa. Selama berkuliah di Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Petra, Vassilisa menemukan gairah di bidang jurnalistik, terutama terkait peran media sebagai penggerak dalam masyarakat. Kisah Pengajar Muda itu mengingatkannya bahwa media [mainstream] saat ini belum sepenuhnya bisa mewakili realitas di daerah. 

Dunia jurnalistik juga yang membawanya mencintai dunia sosial. Pengalaman kerja di Media Indonesia, Beritajatim.com, dan terakhir di Penerbit Bhuana Ilmu Populer (Group of Retail and Publishing Kompas Gramedia) mempertemukannya dengan beragam karakter orang dan membuatnya percaya bahwa tulisan mempunyai kekuatan besar untuk menginspirasi orang lain. Alasan yang sama juga mendorong Vassilisa untuk tergabung dalam Jurnal Discerning, sebuah komunitas mahasiswa yang menyampaikan kritik sosial melalui tulisan.  

Menjadi Pengajar Muda adalah perwujudan mimpi Vassilisa. Untuk hidup di tengah masyarakat, menjadi media bagi mereka, dan membagikan kisah mereka melalui tulisan. Selama setahun penuh, Vassilisa akan belajar dan berbagi di SDN 06, Desa Jangkang, Putussibau Utara, Kapuas Hulu.


Cerita PM:


Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran