Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Jajang Jaelani (Je)

Jajang Jaelani yang biasa disapa Je merupakan pemuda asal Kuningan, Jawa Barat yang menamatkan program sarjananya dengan Studi Mayor Kimia dan Minor Manajemen Fungsional di Institut Pertanian Bogor.  Selama kuliah, Je aktif di organisasi mahasiswa pertanian internasional yakni International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (IAAS) dengan jabatan terakhir sebagai Vice Director of Finance di tingkat nasional. Melalui IAAS, Je berkesempatan menjadi delegasi dari Indonesia untuk mengikuti kongres tingkat dunia dan pertukaran pelajar di Iowa State University, Ames, IOWA, Amerika Serikat.

Je yang aktif dalam penulisan karya tulis ilmiah dan kegiatan kepemudaan berbasis sosial telah berhasil membawanya mengikuti beberapa program kepemudaan di tingkat nasional seperti peserta 2nd Indonesia Youth Forum dan beberapa konferensi internasional yang di selenggarakan di Jepang, Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Salah satu prestasi terbesar yang sempat diraihnya adalah menjadi Runner up Workshop dalam program 21st TRI University International Joint Seminar and Symposium di Chiang Mai University, Thailand.

Kini Je merupakan seorang Pengajar Muda yang ditempatkan di SDN Kamawakan, Loksado, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Sebelumnya ia sempat bekerja di beberapa perusahaan berbasis social enterprise yakni PT RUMA dan AgriSocio. Kecintaannya terhadap kegiatan volunteering telah mendorong dirinya untuk bergabung di Yayasan Gerakan Indonesia Mengajar.