ARTI SATU TAHUN
Oleh: Suparni,
Cerita Pengajar Muda

"Apa arti satu tahun ini dalam hidupmu?"

Mungkin jika pertanyaan ini dilontarkan kepadaku satu tahun sebelumnya, aku akan menjawab dengan singkat, tak padat dan tak jelas. Betapa tidak. 365 hari yang kulalui selama satu tahun, atau bahkan tahun-tahun sebelumnya, bisa dikatakan tidak ada yang spesial (Kecuali urusan cinta..he), dari bangun pagi sampai tidur kembali, rasa-rasanya kegiatanku itu-itu saja. terkurung dalam rutinitas yang berani ku katakan, telah merenggut sebagian besar hidup ku, yang pastinya juga mengikis kepedulian sosial ku terhadap sesama. Berangkat pagi, pulang malam, tidak ada waktu untuk memikirkan orang lain. Berjuang mati-matian mengejar deadline. Ohh.. mengingatnya saja, aku mulai mual.

Tetapi jika pertanyaan di atas di lontarkan padaku saat ini, apa arti satu tahun ini dalam hidupmu?. maka tidak akan cukup satu atau dua buku untuk menceritakannya. Sangat banyak. Meskipun belum genap satu tahun menjadi Pengajar Muda, terlalu banyak hal yang ku dapatkan. Tinggal satu tahun di tempat terluar dan terpencil, dengan segala keterbatasan, rasa-rasanya sangat berat untuk menjalaninya (saat belum mengalaminya langsung). Tetapi saat benar-benar telah terjun di sana, justru dengan segala keterbatasan yang ada, yang membuat mereka masih begitu natural, dengan tradisi yang masih kental, seperti saat semua warga kampung berkumpul dan membantu jika ada yang membangun rumah, tanpa bayaran sepeserpun. Anak-anak polos dan menggemaskan yang otak-otaknya belum tercemar oleh pengaruh dunia luar, yang bahkan ada yang menanyakan kepadaku dengan begitu polos, apakah di daerah asalku (baca: lombok), ada pohon kelapa seperti di kampung mereka. Meskipun belum genap satu tahun di daerah penempatan, sudah membuatku takjub akan jiwa gotong royong yang begitu kuat di Masyarakat, membuatku begitu kagum dengan hukum adat yang masih terpelihara dan dijunjung tinggi, membuat hatiku lebih terbuka untuk mencintai anak-anak, bahwa yang mereka butuhkan bukan hanya sosok seorang pengajar, tetapi seorang pendidik. Seorang pendidik yang mampu menyalakan harapan di dada mereka, seseorang yang mengajari mereka untuk berani bermimpi, seseorang yang mengajarkan mereka bahwa semua anak adalah setara, di manapun mereka berada.  

Satu tahun ini juga mengajariku banyak hal. Bagaimana aku belajar untuk bisa beradaptasi dan diterima dengan sangat terbuka oleh warga, belajar bagaimana agar siswa-siswaku bisa menangkap apa yang aku sampaikan, aku belajar untuk mengajar, belajar mengenal orang lain, dan yang terpenting aku belajar untuk mengenali diri sendiri. Apa arti satu tahun ini dalam hidupku? Sangat berarti dan takkan terganti.

Cerita Terbaru
Cerita menarik lain dari Pengajar Muda

Merica dan Pendidikan Lalomerui

Anak-Anak dan Kotak Ajaib di Kepala Mereka

Mengarungi Jalan Asinua-Lalowata Malam Hari Karena Sepucuk Surat

D'Academy Asinua

Main di Sungai

Seluruh Cerita

Lihat seluruh cerita Pengajar Muda

Ikut Iuran