Anak-anak itu Perhatian
Oleh: Medha Ardiana Gustantinar,

  1. Anak-anak itu perhatian. Mereka bisa tahu warna apa yang saya suka, dari baju dan kerudung yang saya pakai. Tidak pernah tanya langsung, “Ibu suka warna apa?” namun tebakan mereka selalu benar.
  2. Anak-anak itu perhatian. Saat saya batuk mereka mengambilkan segelas air hangat, saat sehat dan kehausan, dibaginya es teh mereka.
  3. Anak-anak itu perhatian. Mereka bisa tahu berat badan saya yang naik turun tidak seberapa.
  4. Anak-anak itu perhatian. Saat saya ragu dan takut, mereka memberi saya begitu banyak tatapan mata berbinar, senyuman lebar yang menjadi penguat paling ajaib di dunia.
  5. Anak-anak itu perhatian. Mereka bisa hafal isyarat dan ekspesi yang saya keluarkan. Tanpa perlu berbicara, mereka secara otomatis akan memasukkan baju yang dikeluarkan, meminjam pemotong kuku jika kukunya sudah panjang atau merapikan meja perpustakaan yang berantakan.
  6. Anak-anak itu perhatian. Mereka mungkin bisa merasakan kegelisahan saya. Waktu tak lama lagi, dan mereka menenangkan saya, dengan keceriaan, dengan keluguan, dengan mimpi luar biasa yang menunggu untuk diwujudkan.

Terimakasih anak-anakku. Tetaplah jadi anak yang manis. Banyak mimpi menunggu diwujudkan, ayo kita capai bersama-sama. Semangaaaatt !


Cerita Terbaru
Cerita menarik lain dari Pengajar Muda

Hari Turunnya Al Qur'an di Desaku, Kuala Baru, Aceh Singkil

Bab 2 : Ngelong

Bab 1 : Ibu Guru Baru

Prolog : Bumi Silampari

Merica dan Pendidikan Lalomerui

Seluruh Cerita

Lihat seluruh cerita Pengajar Muda

Ikut Iuran