Kabar Bahagia dari Muara Enim
Maufiqur Rahman | 10 February 2017

Ada kabar bahagia dari Muara Enim pagi itu, berbeda dari biasanya, pagi itu perwakilan dari semua lapisan masyarakat berkumpul untuk membicarakan tentang keberlanjutan di Muara Enim pasca purna tugasnya Indonesia Mengajar di kabupaten tersebut. Sebelumnya, disampaikan cerita-cerita perubahan selama ada pengajar muda di Muara Enim, baik oleh Pengajar muda itu sendiri maupun dari orang-orang yang terpapar langsung dengan Indonesia Mengajar. Mereka merasakan hal yang sama, mereka menyuarakan harapan yang sama yaitu melanjutkan apa yang sudah Indonesia Mengajar perjuangkan dengan mereplikasi gerakan perubahan sesuai kebutuhan Muara Enim. Keinginan munculnya gerakan perubahan tersebut sangat menguat dilihat dari upaya-upaya yang telah dilakukan sejauh ini. " Mendengar cerita-cerita perubahan tersebut akan sangat disayangkan kalau gerakan bagus semacam ini berhenti setelah Indonesia Mengajar pergi. Kami selaku pemerintah menyambut baik untuk membuat kegiatan serupa di Muara Enim ini " petikan dalam kata sambutan Wakil Bupati yang disampaikan oleh Staf Ahli, pak Panca. "Seyogyanya tugas guru memang tidak hanya mengajar di dalam kelas saja tapi juga merangkul lapisan masyarakat untuk bergotong royong memajukan daerahnya lewat pendidikan. Ini yang tidak ditemukan guru-guru kami di daerah, pun juga mereka merasa mengajar di daerah terpencil dan terpelosok adalah sebuah hukuman, sehingga tak jarang mereka mengajukan mutasi dan mutasi. Sejauh ini yang kami ketahui, Indonesia Mengajar ini berhasil menggali potensi2 terpendam dari anak-anak kami yang tinggal di pedalaman dan ternyata mereka bahkan melebihi dari anak-anak kota yang secara fasilitas lebih memadai. Kebutuhan akan guru-guru berkualitas ini yang kami sangat butuhkan dan juga mereka nantinya bersedia ditempatkan di daerah-daerah terpencil lainnya. Sehingga dengan ini, kami mewakili instansi terkait bertekad untuk membuat program yang sama." Muzakkar, Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Muara Enim. Usulan nama "Muara Enim Mengajar" pun keluar dan nama inilah yang disepakati. Dalam forum itu lahir 7 rekomendasi yang nantinya akan disampaikan ke Bupati untuk disetujui. 1. Forum Multi Aktor sepakat untuk mereplikasi program Indonesia Mengajar di Kabupaten Muara Enim sesuai versi Muara Enim. 2. Usulan nama program " Muara Enim Mengajar ". 3. Pembentukan tim untuk membahas "Muara Enim Mengajar " yang diketahui oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang beranggotakan SKPD, BAPPEDA, Balitbangda, Dispora,Dinas perpustakaan dan kearsipan, Dinas Komunikasi dan Informasi, BKB SDM, BPKAD, Bagian kesejahteraan rakyat, Bagian Pembangunan dan Penggerak Pendidikan. 4. Melibatkan Indonesia Mengajar sebagai advokasi, supervisi dan pembekalan dalam program Muara Enim Mengajar. 5. Rencana pembiayaan program Muara Enim Mengajar dari APBD dan CSR. 6. Pembuatan Pedoman Umum /regulasi yang memayungi program tersebut. 7. Perekrutan tenaga pengajar dari sumber sumber daya lokal (melalui seleksi dengan persyaratan tertentu. #IndonesiaMengajar #muaraenimmemgajar #kabarperubahan

Cerita Lainnya

Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran