DARI KAMAR AIR MELAPORKAN
Fatia Qanitat | 01 November 2010

Minggu_Cerita ini akan bermula dari kegiatan mandi bersama – karena memang tidak bisa disebut berenang – di sebuah kolam dengan ukuran yang sangat seadanya, sehingga kami, para pengajar muda seperti ikan-ikan kecil sekarat yang berebutan mencari lapak. Berenang-tabrak, berenang-tabrak, berenang-tabrak. Walaupun sempit, dan berenang dalam keadaan penuh sesak dengan orang-orang – berenang memang tetap menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan. Saya merasa sangat kesulitan untuk menghentikan diri dan keluar dari kolam. Lalu latihn HSE pun menjadi kegiatan sampingan dan tambahan, karena saya berkonsentrasi menanti untuk siap terjun ke dalam kolam, hehehe..... (*sambil berdoa dalam hati, ya Allah, semoga masih ingat materi yang disampaikan saat itu).

Senin_Keesokan harinya, saya dengan tulus hati menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada tim indonesia mengajar yang telah mempersiapkan kegiatan rafting dan paint ball, yang luar biasa seru (*dalam hati berucap, duhhh kenapa ga sering-sering aja kaya gini, hehehe). Pagi-pagi sekali kami berangkat bersama menuju Citarik, Sukabumi, Yeeee..... Saat rafting saya satu kelompok bersama dengan nunung alias nova, sahabat alias ridwan, papi alias gilang, dan primata alias riza. “Ayo kayuh teman-teman, satu, dua, tiga,,,” dengan lantang kami berteriak, “maju-maju-maju-mansyur-mansyur-mansyur”.

Saya jelas sangat ingat kalau saat itu dengan bangganya saya bersama nunung bertaruh untuk mendapatkan perhatian dari sahabat. Taruhannya adalah siapa di antara kami berdua yang akan lebih dulu ditolong oleh sahabat saat terjatuh nanti (*maaf mba tika, maaf,,,salahkan saja nunung, karena dia yang memulai semuanya). Hahahaha, dan ternyata...sahabat lah yang terjatuh (*batal deh). Etssss...tapi belum selesai sampai di sana karena akhirnya saya bersama dengan anggota lainnya mendapat kesempatan untuk menjatuhkan diri. Hiyaaa...terjunlah kami dan berenang bersama di sungai. Lalu siapakah yang dibantu sahabat untuk naik kembali ke atas perahu karet?? (hmmmm...) Betul, memang bukan saya... (*kalah taruhan deh, hiks..memberi selamat kepada nunung yang mukanya tampak sangat berseri-seri). Kejadian yang paling lucu adalah saat perahu kami sampai di zona jeprat-jepret. Perencanaan apik untuk menunjukkan pose terbaik gagal mendadak, karena sekali lagi, yup sahabat terjatuh. Rekor terwujud, selamat kepada sahabat ridwan, karena riza dan gilang tertawa dengan puasnya. Walaupun begitu, rasa sakit hati karena sahabat ternyata lebih memilih nunung dari pada saya akhirnya terbayarkan karena dalam penerjunan ke dua sayalah yang ditolong sahabat (*akhirnya, hehehe...).

Selasa_Rutinitas kegiatan yang penting tapi membosankan kembali terulang. Terima kasih untuk pa rizal atas penjelasannya dalam kuliah singkat mengenai adaptasi budaya. Sebenarnya saat sesi berlangsung saya sangat berharap pa deddy mulyana – salah satu guru besar komunikasi antar budaya di kampus saya – lah yang menyampaikan materi tersebut. Saya berfikir faktor terpenting yang diperlukan dalam proses adaptasi adalah komunikasi, dan menurut saya kami perlu dibekali bagaimana melakukan komunikasi yang baik dengan penduduk setempat yang saya rasa kurang dibahas pada sesi ini. Walaupun begitu, pemahaman upaya untuk mengenali karakter penduduk dan wilayah setempat sudah cukup efektif. Pada hari ini jugalah akhirnya saya mengenal secara lebih dalam tentang fasilitator kabupaten kami nantinya. Mas dasuki saat itu memberitahukan bahwa saya nantinya akan mengajar di sd 25 bantan air dan tinggal di rumah kepala sekolah (*mulai degdegan).

Rabu_Kalau mengutip perkataan saudari nunung, hari ini kami layaknya jadi aktris, jadi bintangnya, karena kami adalah generasi terpilih (*kata kompas) sarjana berprestasi (*kata antara dan republika online) dan lulusan-lulusan TERBAIK (*kata pa hikmat dan pa sjahid). Penekanan terhadap kata itu kembali terulang dan menimbulkan ekspektasi luar biasa dari orang lain pada diri kami, karena tiba-tiba kami menjadi sorotan masyarakat. Dalam hati saya berkata, “saya ini siapa? Mereka sebenarnya sedang membicarakan siapa?” Walaupun begitu terima kasih atas pesta atau syukuran yang sudah dipersiapkan. Satu hal yang sangat saya syukuri adalah makanannya yang luar biasa enaaaaakkkkk. Senang sekali akhirnya saya bisa bertemu langsung dengan pa mentri pendidikan juga kepala dinas pendidikan dari Bengkalis yang tiba-tiba saya lupa namanya (*nanti akan saya tanyakan lagi kepada rangga, hehehe). Hari ini menjadi pengalaman lain dalam hidup saya yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Kamis_Mengunjungi sekolah pancawati satu, persiapan praktik mengajar untuk minggu depan. Karena kegiatan yang dilakukan sama seperti minggu-minggu sebelumnya, jadi mohon maaf saya malas menceritakannya. Yang pasti, karena hal ini...kata jorok (*tiiiiitttttt) yang tidak boleh disebutkan namanya...mau tidak mau kembali terngiang-ngiang dalam kepala saya. Ayo semangat teman-teman, kewajiban ini mau tidak mau harus kita terima dengan sukarela.

Jumat_Sesi Palang Merah Remaja menjadi sesi lenong yang sangat menyenangkan. Terima kasih pada seluruh tim PMR yang sudah membagi ilmunya. Dasar-dasar pertolongan pertama menjadi hal yang sangat penting untuk diketahhui untuk dibagi pada anak-anak di daerah nanti. Dan tentu, hal ini juga penting bagi diri saya dan teman-teman pengajar muda lain yang akan segera menghadapi rindam dua (*persiapakan diri kawan).

Sabtu_Merupakan hari yang melelahkan. Tenaga saya benar-benar terkuras habis hari ini, tapi tetap menyenangkan. Bermain dalam ekstrakurikuler dengan hampir 250 anak dari sd pancawati satu, wiwwwwww..... ekstrakurikuler ini sekaligus menjadi sesi penutup setelah melewati enam masa bersama mereka setiap hari jumat dan sabtu pada minggu-minggu sebelumnya. Mereka menangis dan memberikan persembahan kepada kami (*so sweeettt). Senang sekali rasanya, sekaligus sedih. Hati yang sudah terharu tiba-tiba tidak tahan menahan tawa saat menyadari kalau adik-adik  mengubah lirik lagu dengan versi mereka sendiri yang benar-benar sangat kreatif (*terima kasih ya...adik-adik sayang^_^).   

Nambah_Laporan dari kamar air tentang gosip yang berkembang hari ini adalah cinta segitiga antara ‘nya alias mba tika alias tika (*bukan atika) dengan babe alias rangga dengan sahabat. Terima kasih kepada ariel alias asril atas gubahan lagu yang mengiringi kisah cinta mereka. Saya doakan dengan tulus semoga ‘nya mendapatkan yang terbaik (*pis ya mba tika -____- v). Pipittt, segera sembuh... kami menunggu kedatanganmu, bengkalis menunggumu, adik-adik di sana menantimu, kami mengharap kehadiranmu bersama kami di sini ^_^. Oya, bebek alias dumber alias BK dan kawan-kawan (dika, adi garuda, asril, arrum, dll) atas lagu indahnya. Ditunggu rekamannya ya, sebagai bahan bakar untuk  kami saat di daerah nanti. Hampir lupa, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat-sahabat yang telah dengan kesediannya memberikan saran kepada saya (*saya akan berusaha ekstra keras untuk menjaga mulut saya yang sulit dikendalikan ini, hehehe) mohon bantuannya untuk selalu diingatkan
Cerita Lainnya

Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran