They Learn, I learn, We learn
Adhiti Larasati | 18 October 2011

“Karena tugas kita (guru-red.) bukan sekedar mengajar, kita harus MENDIDIK” -Bapak Andreas, Guru SD Puar-

“Kamorang Bapak – bapak di kampung ini (aparat pemerintah-red.) jangan pikir kitorang bangun jalan – jalan dan rumah – rumah saja. Dong juga harus pikir bagaimana supaya perekonomian bisa berjalan, bagaimana caranya mama – mama bisa putar uang, supaya urusan perut ini selesai, jadi anak – anak butuh cepatu (sepatu-red.) mama – mama su tra pusing” -Asna Ugar, Mama Piara-

“Kemarin Mama Ibu kasih saya alpha, satu waktu kalau Mama Ibu tidak masuk sekolah, saya kasih alpha Mama Ibu” -Amrin Sujud Patiran, Grade 5, the most rebellious yet smartest-

ADHITI : “Horeee..Pakar pintaaar su bisa menyanyi banyak – banyak lagu” PAKAR : “Eeee..beta ini anak sekolah o ! “ -Pakar, 2,5 tahun, belum sekolah-

“Ibu, kalau telinga, hidung, tenggorokan terhubung, berarti kalau kita minum air banyak – banyak bisa keluar lewat hidung?”

-Munira, grade 4-

Cerita Lainnya

Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran