Yola Ninda Dwi Woro Dyah Sehnur
Pengajar Muda XXVIII - Sabu RaijuaYola Ninda Dwi Woro Dyah Sehnur—yang akrab disapa Yola—merupakan alumni Antropologi Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) yang lahir dan tumbuh di sebuah desa terpencil di lereng Gunung Wilis, Kabupaten Kediri. Berasal dari daerah dengan akses terbatas menjadikan pendidikan sebagai jalan utamanya untuk mengenyam ilmu, mengenal dunia, dan memahami diri sendiri.
Ketertarikannya pada dinamika sosial dan budaya mendorong Yola mendalami studi Antropologi Budaya di UGM. Lewat bidang akademis ini, ia belajar bahwa setiap komunitas memiliki pengetahuan, kearifan, dan cara hidup yang berharga. Pengalaman perkuliahan di Kampus Biru tersebut membentuk cara pandangnya bahwa pendidikan sejatinya adalah ruang untuk saling mendengar, memahami, dan bertumbuh bersama warga.
Dorongan untuk belajar langsung dari masyarakat membawa Yola aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan di berbagai daerah. Setiap perjumpaan di lapangan makin meyakinkannya bahwa di balik ragam tantangan pendidikan, harapan akan masa depan yang lebih baik selalu hidup di tengah masyarakat.
Keputusannya bergabung sebagai Pengajar Muda di Indonesia Mengajar merupakan langkah nyata untuk terus belajar bersama masyarakat. Bagi Yola, peran ini bukan sekadar mengajar di kelas, melainkan upaya membangun hubungan yang bermakna serta mengambil bagian dalam mewujudkan pendidikan yang adil dan berpihak pada setiap anak Indonesia.
Ikut Terlibat
Ikut Iuran Publik
Bermitra dengan Kami
Jadi Pengajar Muda
Pintasan
Korps Pengajar Muda
Cerita Pengajar Muda