Fajar Shabana Hafiiz

Pengajar Muda XXII - Kabupaten Kepulaun Aru

   Anak ke-4 dari 3 bersaudara dari pasangan suami istri berdarah Sunda ini berhasil menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta dengan jurusan Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Pelabuhan.  Cukup aktif dalam acara penyambutan berbagai kegiatan, tergabung dalam tim korsik, serta pernah menjabat sebagai salah satu Chief Snare di Gita Sapta Bahari angkatan 59 di kampusnya yang membuat Fajar cukup senang berorganisasi. Fajar juga gemar membaca buku, bahkan Fajar memiliki platform tulisannya berupa kumpulan puisi di karyakarsa.com/fajarshabana, menulis essay di whiteboardjournal.com dengan judul “tak mengapa menjadi mas-mas biasa” , lalu menulis zine underground di EnamEmpat dari kota Bogor yang berisikan puisi dan cerpen.    Dari kegemarannya menulis dan membaca. Fajar memutuskan melanjutkan karirnya di bidang pendidikan. Selama 1 tahun Fajar menjadi guru di Sekolah Dasar Islam Arrayaahiin di Cikarang. Selama 1 tahun itu, Fajar mulai menyukai dunia pendidikan, parenting keluarga, dan psikologi anak. Dari sanalah titik awal Fajar bergabung dengan Indonesia Mengajar dan tergabung menjadi Pengajar Muda angkatan 22. Bagi Fajar pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan di Indonesia harus tersebar luas, tanggung jawab pendidikan juga bukan hanya sekedar ada di tangan guru, lingkungan sekolah, dan pemerintahan saja. Tapi lebih dari itu, tanggung jawab pendidikan harus dipegang, dijalankan, dan dikawal oleh kita semua yang peduli akan pendidikan, demi berkembangnya kualitas SDM yang merata dan berkelanjutan. Dengan kehadiran Fajar sebagai Pengajar Muda diharapkan bisa mewarnai pendidikan di daerah pelosok Indonesia.