Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Chintya Dyah Meidyasari

Wanita yang akrab dipanggil Cinta ini lahir di Semarang dan merupakan anak terakhir dari tiga bersaudara. Chintya merupakan lulusan berpredikat cumlaude Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro (UNDIP).

Sejak sekolah Chintya sudah aktif berorganisasi dan pernah menjadi Ketua OSIS SMP N 06 Semarang dan Ketua OSIS SMA Kesatrian 01 Semarang. Semasa kuliah Chintya aktif sebagai Sekretaris Umum BEM FISIP Undip 2011 dan Staf Ahli Kementerian PSDM BEM Undip 2012-2013. Dia menggeluti kegiatan sosial sebagai Ketua Departemen Kesehatan UKM Peduli Sosial UNDIP 2013 dan Ketua Region Semarang YEP (Youth Empowering) 2013 serta menjadi Kakak Pengajar di TPQ Taman Pelangi Diponegoro (TPD). Chintya dengan beberapa temannya juga menginisiasi Gerakan Jumat Berkah.

Chintya tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, dia juga aktif mengikuti kompetisi dan berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi II Fisip UNDIP 2013, Juara 2 tingkat Nasional Lomba Presentasi Marketing Komunikasi Strategi Blast 2012 di UMN. Dia juga pernah menjadi Delegasi Indonesia dalam Asia Pacific CHRIE Youth Conference ke 4 tahnun 2013 di Macau, China. Dia juga pernah bekerja sebagai Presenter di TVRI Jawa Tengah dan menjadi MC.

Chintya bergabung menjadi Pengajar Muda angkatan XII karena jiwanya terpanggil untuk bergerak bersama Gerakan Indonesia Mengajar guna membenahi pendidikan di Indonesia. Dia bertugas di SDN 01 Bandar Agung, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Prinsip hidupnya adalah “sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama”.