Agnesia Yolanda Soleman

Pengajar Muda XXII - Seruyan

Gadis berdarah Minahasa yang lahir di Bekasi pada 28 Agustus 1999 biasa dikenal sebagai pribadi yang hangat, imajinatif, dan selalu antusias. Hobinya adalah menyimak orang bercerita, karena baginya mendengar dan didengarkan adalah proses memanusiakan yang paling sederhana. Pengalaman berkesan saat berkuliah baginya yaitu saat mengikuti rangkaian seleksi Program Kreativitas Mahasiswa hingga bisa memberikan medali emas pertama untuk almamater pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 33.
Sebelum bergabung di Indonesia Mengajar, Agnes bekerja sebagai Asisten Dosen juga Project Partnership di Pusat Prestasi Nasional, ia juga aktif berpartisipasi di Australia-Indonesia Youth Association sebagai Lead Project Kongres Convenor untuk Indonesia, selain itu juga turut dipercayakan sebagai Ketua Panitia Kongres Akbar Alumni PIMNAS Indonesia untuk menginisasi dan menggerakkan Komunitas Alumni PIMNAS.
Menurut gadis pecinta senja ini ‘Menjadi berani tidak harus menunggu sempurna lebih dulu, menjadi berani tidak harus menunggu kita siap. karena kita tidak akan pernah siap makanya kita bisa kehilangan kesempatan kapan saja’, hal itu juga yang selalu memantik dirinya untuk selalu nekat dalam setiap momentum termasuk bergabung di Indonesia Mengajar yang sudah lama ia nanti-nantikan. Selain menguji panggilan hidup sebelum memantapkan hati menjadi dosen, baginya mendaftar PM juga merupakan perjalanan personal untuk menemukan jawaban mengenal Indonesia secara utuh, kemudian belajar memaknai dan membersamai menjadi teman suportif untuk bertumbuh dan merayakan kehadiran orang lain tanpa syarat.