Refleksi Hari Kartini
Astuti Kusumaningrum | 24 April 2013

 

Pagi hari Minggu lalu (21 April 2013), adik angkatku di Gobang, Lebak, Hanani, yang akan menghadapi UNAS SMP meng-sms ku. Selepas bertegur sapa dan memohon doa restu, ia kemudian bercerita bahwa dua sahabat dekatnya memutuskan untuk berhenti setelah lulus SMP dan akan bekerja.

Ia bertanya, "Bu, ada teman saya yang bilang, sekolah ga ada untungnya. Pasti perempuan masuknya ke dapur. Gimana pendapat Ibu?"

Saya yakin pasti sulit baginya untuk menjadi berbeda. Ketika teman-teman dan lingkungan sosialnya menganggap bekerja itu lebih keren daripada sekolah. Bekerja itu dapat menghasilkan uang sementara sekolah sebaliknya, ia berharap ada seseorang yang mendukungnya. Makanya pertanyaan itu kemudian terucap. Namun sebelum saya sempat membalas apa-apa, ia meng-sms, "Menurut saya kerja sekarang cuma punya ijazah smp tidak banyak berguna. Saya yakin saya mau sekolah, syukur-syukur saya jd orang sukses. AMIN!"

Betapa hangatnya hatiku mendengarnya. Adikku berani untuk bermimpi dan berkeyakinan akan masa depan yang lebih cerah. Mungkin pendidikan tidak membuat orang menjadi kaya tetapi ia memberikan jalannya. Dalam hati terucap, "Selamat Hari Kartini, Kartini-Kartini kecilku..."

Cerita Lainnya

Logo Indonesia Mengajar
KONTAK

(021) 7221570
info@indonesiamengajar.org

ALAMAT

Jl. Senayan Bawah No. 17,
Kel. Rawa Barat, Kec. Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan 12180

© 2020 Gerakan Indonesia Mengajar
Ikut Iuran