Follow @Ind_Mengajar

Karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama, mari turut ambil bagian dg bergabung di #IuranPublik http://t.co/7gXlBPgRO1


  • Apr
    13

    Untuk mempersiapkan Pengajar Muda yang berkualitas, Indonesia Mengajar mengajak para guru, dosen, serta praktisi di bidang pendidikan untuk turut bergabung dalam gerakan ini. Kami membutuhkan relawan yang akan bertugas sebagai Asesor Pedagogis dalam Pelatihan Pengajar Muda angkatan X.

  • Apr
    08

    Kami mengajak Anda untuk ambil bagian dengan menjadi Komite Sosialisasi Rekrutmen Pengajar Muda Angkatan XI (Komsos PM XI). Relawan yang bertugas mengundang dan menjaring pemuda-pemudi pemberani yang siap bergabung menjadi Pengajar Muda perintis jalan baru ini.  

    Untuk bergabung dalam kerumunan ini, klik www.surveymonkey.com/s/KomsosPMXI. Pendaftaran akan ditutup pada Minggu, 12 April 2015 pukul 00.00.

  • Apr
    07

    Komitmen Indonesia Mengajar untuk terus bekerja di berbagai titik Nusantara tetap akan berlanjut di fase kedua nanti. Daerah-daerah baru yang diundang akan menjadi mitra untuk menjadikan pendidikan sebagai gerakan bersama. Kunci kolaborasi adalah kepercayaan. Di lima tahun kedua nanti, Indonesia Mengajar bercita-cita untuk terus berkolaborasi dengan banyak pihak, membangun kepercayaan, untuk akhirnya mencapai gerakan pendidikan di Republik ini.

Lihat berita lainnya »
  • Apr
    19

    Ada yang beda dari wahid, sejak pulang dari mewakili provinsi Banten dalam ajang Konferensi Penulis Cilik Indonesia 2014 (KPCI 2014) di Bogor sekitar beberapa hari yang lalu. Sikapnya kini lebih pendiam, meski wajahnya nampak berseri dan semakin memancarkan kecerdasannya. Wahid memang tidak banyak bertingkah di kelas, dia tergolong pendiam dan penurut, tapi kali ini saya amati di sekolah sikap diamnya tidak biasa. Pembawaannya tenang, dan tidak seperti dulu yang ingin ...

  • Apr
    17

    “So, kitorang ke kabupaten buk, beneran buk?, YES YES, Alhamdulillah”, sambil mengempalkan tangan dan mengayunkannya naik-turun kemudian meletakannya didada. Dea, Putri Kalsum dan Anisa mengajak saya ke Perpustakaan sekolah untuk memastikan nama mereka tercantum di lembar pengumuman semifinalis.

    Kebahagiaan mereka nampak terlihat, buah kerja keras mereka terbayarkan. Bisa lolos ke kabupaten merupakan hal yang tidak biasa bagi mereka. 

  • Apr
    15

    Tepat sesaat sebelum tampil, dengan nada getir Aldi berkata, “Pak, tidak usah saja tampil. Malu ka dilihat orang”.

    Kekhawatiran Aldi masih terekam jelas di ingatan saya. Seolah mewakili kawan-kawannya yang lain, mimik muka siswa kelas 6 itu menampilkan keseriusan bahwa ia tengah dirundung demam panggung. Perlu kejelian menghadapi situasi kala itu. Salah sikap, anak-anak bisa batal menampilkan hasil latihan mereka.

    Di penghujung Desember 2014 itu untuk pertama kali Aldi dan ...

Lihat berita lainnya »
Lihat Pengajar Muda lain »