Follow @Ind_Mengajar

Karena perempuan Bumiputera merdeka dan berdiri sendiri. Maka bermimpilah selama engkau dapat bermimpi. -R.A. Kartini-


  • Apr
    13

    Untuk mempersiapkan Pengajar Muda yang berkualitas, Indonesia Mengajar mengajak para guru, dosen, serta praktisi di bidang pendidikan untuk turut bergabung dalam gerakan ini. Kami membutuhkan relawan yang akan bertugas sebagai Asesor Pedagogis dalam Pelatihan Pengajar Muda angkatan X.

  • Apr
    08

    Kami mengajak Anda untuk ambil bagian dengan menjadi Komite Sosialisasi Rekrutmen Pengajar Muda Angkatan XI (Komsos PM XI). Relawan yang bertugas mengundang dan menjaring pemuda-pemudi pemberani yang siap bergabung menjadi Pengajar Muda perintis jalan baru ini.  

    Untuk bergabung dalam kerumunan ini, klik www.surveymonkey.com/s/KomsosPMXI. Pendaftaran akan ditutup pada Minggu, 12 April 2015 pukul 00.00.

  • Apr
    07

    Komitmen Indonesia Mengajar untuk terus bekerja di berbagai titik Nusantara tetap akan berlanjut di fase kedua nanti. Daerah-daerah baru yang diundang akan menjadi mitra untuk menjadikan pendidikan sebagai gerakan bersama. Kunci kolaborasi adalah kepercayaan. Di lima tahun kedua nanti, Indonesia Mengajar bercita-cita untuk terus berkolaborasi dengan banyak pihak, membangun kepercayaan, untuk akhirnya mencapai gerakan pendidikan di Republik ini.

Lihat berita lainnya »
  • Apr
    21

    Masih ingat Nanik? Wanita Pulau Gili pertama yang berkuliah di Jakarta, yang memulai hijrahnya pada Agustus lalu. Satu semester sudah Nanik habiskan waktunya berjibaku dengan materi Sastra Arab di Univesitas Al-Azhar Indonesia (UAI). Banyak hal yang terjadi selama 6 bulan tersebut; mulai dari Nanik yang saat ini sudah semakin akrab dengan perangkat Ibu Kota—kopaja, Whatsapp sampai banjir—hingga keputusan Ibunda Nanik untuk kembali bekerja ke Malaysia demi mencukupi kebutuhan ...

  • Apr
    21

    Ne’e = naik

    Ne’e = mau

    Mau naik = ?

    ***

    Pada hari itu beberapa guru tidak datang ke sekolah karena harus ke ladang untuk panen. Status sebagai guru sukarela dengan honor sekian ratus ribu rupiah per 3 bulan memang terasa berat untuk menjadi sumber utama penopang kebutuhan hidup. Jadilah kondisi itu alasan paling masuk akal dan bisa ditoleransi untuk tidak datang ke sekolah, karena mencari tambahan penghasilan. Beruntung guru-guru yang ke ladang ...

  • Apr
    21

    Apa yang ada di benakmu saat mendengar kata “desa”? Bagaimana kalau saya ceritakan, desa tempat saya mengabdi sebagai Pengajar Muda saat ini kebalikan dari semua yang kamu kira tentang desa? Selamat datang di Desa Solan.

Lihat berita lainnya »
Lihat Pengajar Muda lain »