Follow @Ind_Mengajar

RT @JosefWattimena: Aku pasti bisa! • Kelas Inspirasi Desa 1 - Desa Cikidang, Sukabumi. @KI_desa http://t.co/lNeim4x203


  • Okt
    29

    Senin 27 Oktober 2014, kantor Indonesia Mengajar menyambut kedatangan 52 orang Calon Pengajar Muda angkatan ke-9. Terhitung sejak hari itu, mereka akan menjalani pelatihan intensif selama dua bulan penuh sebelum diberangkatkan bertugas di tahun ke-5 di daerah penempatan Indonesia Mengajar.

  • Okt
    23

    Jakarta (23/10) -- Pakar pembangunan dari Belgia, Steff Deprez memuji desain program yang diterapkan Indonesia Mengajar (IM). Pria yang telah bekerja untuk berbagai projek pembangunan ini--terutama di negara-negara berkembang Afrika dan Asia selama 15 tahun--menyoroti keluwesan IM dalam menerapkan metode perencaanaan, pengelolaan, dan pemantauan program berdasarkan konteks yang dihadapi. Baginya, bagian paling menarik adalah karena IM cermat memilih kerangka pendekatan yang sesuai dan mengadaptasinya untuk kebutuhan di lapangan.

  • Okt
    14

    Indonesia Mengajar mengundang Anda untuk terlibat menjadi Komite Rekrutmen Pengajar Muda Angkatan X. Kerumunan relawan yang bertugas mengundang dan menjaring pelari pemegang tongkat estafet terakhir, penyongsong garis akhir periode keberlanjutan daerah IM, Pengajar Muda Angkatan X.  

    Mari semangat bergerak!

Lihat berita lainnya »
  • Okt
    29

    Nanga Lungu adalah sebuah desa yang berada di kecamatan Silat hulu, Kabupaten kapuas Hulu, kalimantan barat. Dengan penduduk suku Dayak Ensuan Silat yang tinggal di tepi sungai Suang Silat, anak sungai Kapuas. Masyarakat di daerah yang berpenduduk Protestan ini, mayoritas bermatapencaharian dengan berladang dan menoreh. Untuk menuju desa ini dapat ditempuh melalui jalur darat sampai kecamatan, dilanjut dengan jalur air. Dibutuhkan lebih dari 15 jam dengan kendaraan umum dari ibu ...

  • Okt
    27

    saya kurang faham dengan fenomena kabut asap di Sumatera Selatan. katanya kebakaran hutan atau pembukaan lahan baru. Yang saya pahami hanyalah, kabut asap ini membuat anak-anak di pedalaman hutan merasa sakit, demam, sesak nafas, mata perih, iritasi, dan sakit hati. Entah sudah berapa banyak anak yang menjadi korban. Mungkin ratusan, atau bahkan ribuan.

  • Okt
    27

    Senyum-senyum manis merekah indah di sudut bibir anak-anak SD Inpres Sawangakar. Mereka berpose di antara karya-karya mereka. Ya, deretan tempat sampah warna-warni bergambar aneka rupa yang berjajar rapi di depan kelas itu adalah hasil kerajinan tangan mereka. Berawal dari sebuah pengamatan lingkungan yang mengundang keprihatinan. Masyarakat Desa Sawangakar adalah masyarakat pesisir yang sebagian besar penduduknya tinggal di rumah papan di atas laut, termasuk saya. Karena di bawah rumah adalah pantai ...

Lihat berita lainnya »
Lihat pengajar muda lain »