Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Wasilatul Jannah

Wanita yang biasa dipanggil Asila lulusan Universitas Mataram ini senang berkomunitas di bidang literasi.Kesenangannya di dunia per’volunteer’anmenjadi alasannyaikut Kelas Inspirasi Lombok dan 1000 Guru Lombok.Selain itu . Ia aktif di sebuah komunitas pemuda yang fokus pada pengembangan kapasitas masyarakat lokal dalam menghadapi resiko perubahan iklim melalui kegiatan daur ulang sampah plastik di NTB yang didukung Australia Global Alumni.

Galau karna penyakit “Nikah muda dan putus sekolah” yang Ia jumpai di pulaukelahirannyamembuatnya berpikir bahwamemperbaiki pendidikan dan minat membaca adalah solusi. Baginya, aktivitas tersebut bisa menolong  seseorang dari perang pertanyaan. 

Kecintaannya terhadap pendidikan meningkat saat Ia bekerja sebagai guru SD Montessori di sebuah desa kumuh yang tak jauh dari rumahnya. Inisiatif si Pemilik membangun sekolahdesa‘kualitas kota’ membuatnya berharap di masa depan bisa melakukan hal yang sama, yaitu berbagi ilmu kepada guru dan anak-anak di penjuru negeri.

Takdirpun memberkahi 1 tahun hidupnya menjadi Pengajar Muda angkatan XII di SDN 007 Binter, desa Binter, kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Setahun dibersamai masyarakat dayak Agabag  ia tulus mengabdi siap terinspirasi! 

Connect