Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Hany Zuyyina Luthfa

Gadis keturunan Padang-Jawa-Ambon ini merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Lahir di Jakarta tanggal 28 Mei 1994. Sejak 1997, Hany tinggal bersama orang tua nya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketertarikannya pada travelling dan dunia tumbuhan membawanya masuk ke Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. Semasa kuliah, Hany aktif di kegiatan Himakova Fahutan IPB dan tergabung dalam Kelompok Pemerhati Flora. Hany juga bergabung dalam Indonesian Green Action Forum (IGAF), Komunitas Sekitar Kita, dan Hutan Itu Indonesia untuk mendukung upaya penyelamatan lingkungan.

Lulus di 2016 sebagai Sarjana Kehutanan, Hany sempat bekerja di dua tempat berbeda sebelum akhirnya bergabung dalam LSM Social Conservation Indonesia (SCI) sebagai project facilitator di daerah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Selain lingkungan, hal yang juga sangat disukai oleh Hany adalah anak-anak. Sejak kuliah, Hany mengikuti kegiatan mengajar pemulung cilik di dekat kampusnya bersama teman-teman dari Sanggar Didik Impian. Saat bekerja di SCI pun, kesehariannya diisi dengan belajar sambil bermain dengan anak-anak di desa tempat ia bekerja. Penyuka buku, menulis blog, dan memasak ini terinspirasi untuk menjadi seorang guru dari Neneknya. Hingga akhirnya, menjadi Pengajar Muda XVII di SD Inpres Argapilong, Okatem, Pegunungan Bintang menjadi jalan baginya.

Hany telah memilih untuk mengabdikan diri sambil membagikan ilmu yang telah ia miliki kepada adik-adik di daerah penempatan nantinya. Karena dalam prinsipnya“sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang banyak”. Harapannya sederhana, ia ingin melihat bangsa ini maju, yang salah satunya dapat dimulai dari pendidikan.