Tentang Indonesia Menyala

Indonesia Menyala adalah gerakan buku dan perpustakaan yang diinisiasikan oleh Gerakan Indonesia Mengajar.

"Siapapun bisa menggunakan jendela kemajuan yang dibuat oleh Pengajar Muda dengan tidak hanya saling melongok dengan anak-anak di daerah-daerah di Indonesia, tetapi sekaligus ikut serta membangun pendidikan di daerah itu"

Mengetahui betapa pentingnya buku dan melihat kebutuhan yang sangat tinggi terutama untuk teman-teman kita di pelosok Indonesia, maka Indonesia Mengajar dan beberapa sukarelawan yang peduli pendidikan tergerak untuk mengadakan program perpustakaan yang dinisiasikan sejak bulan  Februari 2011 sampai akhirnya diluncurkan secara online pada tanggal 15 April 2011.

Perpustakaan Indonesia Menyala ini bertempat di wilayah penempatan Pengajar Muda.

Perpustakaan ini terletak di 140 lokasi Sekolah Dasar (SD) di 16 kabupaten:

Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Kabupaten Majene (Sulawesi Barat), Kabupaten Bengkalis (Riau), Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), dan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Lampung), Kabupaten Aceh Utara (Nanggroe Aceh Darussalam), Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim (Sumatra Selatan), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kabupaten Kep. Sangihe (Sulawesi Utara), Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Maluku) dan Kabupaten Fakfak (Papua Barat). 

"Perpustakaan Indonesia Menyala terdiri dari dua bentuk; Perpustakaan Tetap dan Perpustakaan Berputar"

Perpustakaan Tetap, yaitu perpustakaan yang berisikan buku yang hanya akan digunakan di satu sekolah penempatan dan bahan-bahan tersebut akan menjadi miliki sekolah tersebut, sedangkan Perpustakaan Berputar, yaitu perpustakaan yang melekat pada seorang Pengajar Muda, berbentuk sebuah tas yang berisikan buku-buku yang dapat digunakan di suatu sekolah penempatan dan/atau masyarakat sekitar dalam durasi waktu tertentu dan setelahnya buku-buku tersebut akan ditukarkan ke Pengajar Muda lain yang berada dalam satu kabupaten.

Untuk operasionalnya, perpustakaan ini dilaksanakan dan dijalankan oleh Kelompok Kerja pusat yang bertempat di Jakarta dan lima Kelompok Kerja daerah (satu Kabupaten dikelola oleh satu kelompok kerja) bekerja sama dengan para Pengajar Muda Indonesia Mengajar (yang nantinya bertindak sebagai pustakawan dari perpustakaan di daerah). Suatu kelompok kerja daerah difokuskan untuk mengelola dan mengembangkan perpustakaan untuk daerahnya masing-masing, misal: Kelompok Kerja Paser memang fokus untuk mengembangkan perpustakaan di Majene. Dan Kelompok Kerja daerah ini tidak dibuat berdasarkan domisili anggota/sukarelawan, tetapi berdasarkan daerah yang dibantu. Sementara itu Kelompok Kerja pusat bertugas mengkoordinasikan Kelompok Kerja daerah dan juga mengatur sistem Indonesia Menyala secara umum. Kelompok-kelompok kerja ini –disebut sebagai Penyala– terbuka untuk umum dan mengajak segenap masyarakat untuk bergabung dan berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

 

Lebih lanjut tentang kiat dukung Indonesia Menyala »