Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Veronica Turnip (Vero)

Veronica Turnip adalah gadis berdarah Batak yang dilahirkan di Brebes, 10 April 1993. Sarjana pertanian dari Institut Pertanian Bogor ini adalah anak pertama dari empat bersaudara. Sejak SMP, kecintaannya terhadap dunia anak-anak sudah terbentuk. Hal ini ditunjukkannya dengan menjadi guru sekolah minggu, mengajar les privat, dan mengajar anak-anak PAUD. Masa – masa kuliah tidak hanya diisi dengan belajar formal tetapi dirinya juga aktif sebagai asisten dosen dalam mata kuliah tanaman perkebunan, tanaman penyegar dan aromatik, dan ekologi pertanian, serta pernah dipercaya sebagai ketua dalam progam internship di Kebun Percobaan Jonggol

Selama kuliah, perempuan bergolongan darah A ini juga aktif sebagai Wakil Koordinator Bidang Pelayanan diaspora Persekutuan Mahasiswa Kristen IPB, yang merupakan wadah bagi mahasiswa Kristen di IPB untuk melayani masyarakat desa di Bogor. Pengalaman empat tahun dalam diaspora PMK IPB inilah yang mengajarkan wanita berwatak keras ini menjadi wanita yang memiliki karakter grassroot understanding, dan meningkatkan kesadarannya akan kesenjangan yang ada di masyarakat desa. Hal inilah yang semakin memotivasi vero untuk meningkatkan pendidikan dan pertanian Indonesia dengan menjadi bagian dari Indonesia Mengajar, untuk membentuk karakter pemimpin masa depan dan rasa cinta terhadap Indonesia didalam kehidupan anak-anak Indonesia. Selama satu tahun, wanita bermata sipit ini akan mengajar di Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.