Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Muhammad Izuddin (Izu)

Muhammad Izuddin adalah sulung dari tiga bersaudara yang berdarah Jawa Jogja. Lulusan Bahasa Korea UGM yang lahir di Bantul pada 28 September 1990. Izud pernah tinggal dan bekerja di Cilacap, Madiun dan terakhir di Jakarta.

Sejak kuliah Izud berminat di bidang pengembangan sumber daya manusia. Hal inilah yang membuatnya fokus di pengembangan sumber daya manusia di BEM Universitas  dan Fakultas. Dia juga turut serta menginisiasi kembalinya ospek universitas melalui Forum Mahasiswa Muda Gadjah Mada (2010-2011) dan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB ) Palapa 2012 yang dikoordinir oleh BEM KM UGM. Izud juga pernah diamanahi sebagai wakil koordinator pusat Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Budaya, Sastra dan Seni se-Indonesia (ILMIBSI) pada tahun 2012. Membangun manusia yang toleran, mampu mengaktualisasikan diri dan berkearifan lokal adalah pembangunan sumberdaya manusia yang ingin Izud bangun.

Sebelum bergabung dengan Gerakan Indonesia Mengajar, Izud pernah bekerja sebagai Management Trainee dan Junior Fleet Acount Officer di PT. Astra International, Tbk – Isuzu. Perusahaan yang bergerak dibidang otomotif terbesar di Indonesia dan menggarap sektor business to business (B to B) selama hampir dua tahun.

Menjadi pengajar muda adalah kesempatan untuk membelajarkan diri, membagi ilmu dan membalas budi baik Negara dan orang tua. Satu tahun kedepan Izud akan mengabdi di SDN Muara Medak Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.