Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Melly Syandi

Melly Syandi, seorang gadis keturunan Minang adalah penikmat segala jenis mie, pengagum langit senja, dan penyuka fotografi ini merupakan lulusan Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, Padang.

Saat masih kuliah S1, Melly aktif dalam organisasi Mahasiswa BEM Fakultas Pertanian, Universitas Andalas. Saat akan menyelesaikan tugas akhir, ia menantang dirinya dengan menjadi Ketua Panitia Seminar Nasional dengan tema ASEAN Community 2015 : “Siapkah Kita?” pada tahun 2012. Selain itu, selama dua tahun berturut-turut Ia dikirim sebagai Delegasi Universitas Andalas dalam Training of Trainer di Universitas Brawijaya, Malang yang diadakan oleh IGN-TTRC (Indonesia Germany Network-Teaching Training Research Collaboration), serta sebagai peserta dan panitia regional Padang dalam The 2nd IGN-TTRC International Conference “Biodiversity and Biotechnology for Human Life” yang diadakan di Universitas Airlangga, Surabaya.

Sebelum bergabung sebagai Pengajar Muda di Indonesia Mengajar, Melly adalah Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Selain aktif sebagai mahasiswa S2, Melly juga aktif dalam kegiatan Kelas Inspirasi Yogyakarta dan Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau.

Mengabdi untuk Indonesia adalah cita-citanya dan Indonesia Mengajar memberikan kesempatan itu sebagai Pengajar Muda Angkatan XII. Kesempatan ini Ia dedikasikan untuk Orangtuanya, Bapak Ibu Guru, Bapak Ibu Dosen, keluarga besar, dan orang-orang yang selalu menyemangati untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.

SD Negeri Amboniki, di Desa Amboniki, Kecamatan Lotuma, Kabupaten Konawe akan menjadi tempat mengabdinya selama setahun ke depan. Harapannya sederhana, semoga dapat memberikan yang terbaik dengan sungguh-sungguh untuk anak-anak di Desa Amboniki.