Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Martencis Veronika Siregar (Tencis)

Gadis Papua berdarah Batak ini bernama lengkap Martencis Veronika Siregar. Tencis lahir dan besar di Jayapura Papua. Lulusan keguruan biologi di FKIP Universitas Cenderawasih Papua ini merupakan Aktifis Muda yang konsen pada masalah epidemic HIV di Tanah Papua (Papua dan Papua Barat).

Kecintaannya pada kegiatan social dan dunia anak telah ditunjukannya sejak masih berada dibangku SMA hingga sekarang dengan terpanggil sebagai seorang Pelayan Anak dan Remaja/ menjadi Guru Sekolah Minggu di gerejanya dan terlibat aktif dalam berbagai kepanitiaan dan juga dalam Organisasi Kampus, Gereja maupun LSM.

Tencis adalah Fasilitator dan Pelatih Peer Educator sehingga pernah mendapatkan beasiswa dari UNICEF sebagai delegasi Orang Muda Indonesia dalam International Congress on AIDS in Asia and the Pasifik 2009 di Bali. Tencis juga pernah menjadi Relawan di YPPM Papua, Sekretaris Empowered Youth di Pusat Rehabilitasi Yakita Papua, Wakil Ketua Komisariat Prodi P.Biologi dan Koordinator bidang pemberdayaan Perempuan dan lingkungan Hidup di HMJ PMIPA di kampusnya, Sekretaris Persekutuan Anggota Muda  dan Seketaris Persekutuan Anak dan Remaja di Gerejanya.  

Sebelum bergabung di Gerakan Indonesia Mengajar, salah satu  juara Pemilihan Duta Wisata Papua 2008 dan finalis ON MIPA-PT 2012 tingkat Kopertis ini bekerja di LSM YPPM Papuasebagai Manager Program saat masih berada dibangku kuliah. Setelah menyelesaikan studi tencis bekerja di Australian aid HCPI Papua sebagai Technical Officer Community Mobilization For  Central Highlands.

Tencis telah memilih untuk menghabiskan satu tahun usianya untuk menjadi Pengajar Muda. Jiwa social, prinsip mengasihi sesama seperti diri sendiri, pengabdian kepada masyarakat dan nilai-nilai kepemimpinan inilah yang ingin dibagikan tencis kepada anak, remaja dan kaum muda di daerah penempatan nanti. Gadis berjiwa petualang yang hoby bermain futsal ini memiliki harapan yang sederhana sebagai Pengajar Muda, melihat senyum dan tawa anak-anak yang berjuang mengejar mimpi mereka. Saat ini Tencis bertugas di SDN 011 Sembakung, Kabupaten Nunukan.