Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Habiba Nurul Istiqomah

Habiba lahir di Pagai Utara, Sumatera Barat pada 31 Agustus 1993 merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Gadis berdomisili Lampung, berdarah Jawa-Bugis ini menyelesaikan pendidikan sarjananya di jurusan Agroteknologi, sebagai lulusan terbaik kedua Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

Ketertarikan pada dunia ilmu pengetahuan dan riset membawanya masuk sebagai sekretaris bidang penelitian dan pengembangan keilmuan Persatuan Mahasiswa Agroteknologi dan anggota bidang akademik Forum Studi Islam (FOSI) Fakultas Pertanian. Selama menjadi mahasiswa, Habiba berkesempatan untuk menjadi asisten dosen di beberapa mata kuliah, trainer pada pelatihan teknik kultur jaringan tanaman, dan bagian dari Tim Berbagi Nasi Laboratorium Ilmu TanamanUniversitas Lampung. Sebelum menamatkan pendidikan sarjananya, Habiba bekerja sebagai pendamping petani pada program peningkatan produksi padi, jagung, dan kedelai di kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Pengalaman mengajar selama KKN, rasa tanggung jawab yang besar sebagai alumni penerima beasiswa Bidikmisi, dan kesadaran bahwa kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh pendidikan, mengantarkan Habiba untuk menjadi bagian dari keluarga besar Pengajar Muda di Gerakan Indonesia Mengajar.Kini Habiba berkesempatan untuk mengabdi selama setahun di SDN Telalora, Pulau Masela, Kabupaten Maluku Barat Daya.