Fini Rayi Arifiyani

Profil Pengajar Muda
Kembali ke Daftar Pengajar Muda
Fini Rayi Arifiyani

Pengajar Muda Angkatan

Fini, lulusan FIB UI dengan peminatan linguistik angkatan 2007, ini menemukan kecintaannya pada dunia sosial sejak mengajar anak jalanan di pasar Gembrong, Jakarta Timur, sewaktu SMA. Sewaktu kuliah, dia sering diberikan amanah kepanitiaan, seperti BPH PSA MABIM selama dua periode (2008 dan 2009).

Selain kepanitiaan, gadis yang senang berdiskusi ini juga aktif di kelembagaan yang diawali dengan ikut organ taktis Pandu Budaya SM FIB kemudian BEM FIB UI dan IKSI (Ikatan Keluarga Sastra Indonesia). Selama di BEM FIB UI, dia pernah dipercaya sebagai Kadiv Kajian Departemen Kastrat dan Koorbid Pelayanan yang banyak menjadikanya Steering Comitte acara-acara sosial. Kepala Departemen Advokasi IKSI 2009-2010 menjadi amanah yang harus diembannya di IKSI. Kecintaannya pada berbicara disalurkannya dengan ikut CTA yang merupakan program dari WAMI cabang Indonesia.

Gadis yang pernah membacakan puisi berbahasa Turki di depan tiga dubes asing, ini menyempatkan diri untuk bekerja freelance BTA dan Chip Photoshop Kompas Gramedia disela-sela kesibukan kuliah dan berorganisasi. Dengan bekerja, dia ingin belajar mencari uang dan berusaha mandiri. Kemandiriannya ini juga yang membuatnya mendapatkan beasiswa PPA dan Supersemar. Setahun sebelum kelulusannya (2010), Fini bersama kelompoknya berhasil mendapat dana wirausaha dari UI YSEP setelah seleksi dan pelatihan yang cukup lama.

Belum lama setelah lulus, Fini sudah bekerja sebagai editor buku ajar di DpKK FKUI-RSCM. Bersamaan dengan itu juga, dia menjadi VO SEA GAMES 2011. Tahun 2012 adalah masa untuk Fini menjalankan passion hidupnya, yaitu mengajar dan terjun ke dunia sosial. Oleh karena itu, tepat awal tahun 2012, dia berhenti dan memilih menjadi pengajar. Terjun ke dunia sosial direalisasikan dengan membuat Sepeda Pintar (perpustakaan keliling untuk anak jalanan atau tidak mampu). Baginya, idealis itu bukan hanya ada  ketika mengenakan jaket kuning, idealis itu juga harus ada setelah jaket kuning ditanggalkan.


Cerita Fini Rayi Arifiyani

Memahami (Kembali) Setiap Anak Itu Cerdas

11 June 2013

Postcard Luar Negeri (Pertama) Mereka

26 February 2013

Menunggu Duren dan Hujan

17 December 2012

Ketika Hujan di Senin Pagi

18 November 2012

Tenun Kebangsaan Ini

18 November 2012

Bunga di Minggu Pagi

18 November 2012

Siswaku Ingin Menjadi Pengajar Muda

04 November 2012

Analogi Ketapel

02 November 2012

Rahmat, Akhirnya Menjadi Protokol

28 October 2012

Presiden Ketika Aku Tua Nanti

28 October 2012

Andi Juga Anak Baik

27 September 2012

Bukan Bagaimana Akhir Kisah Ini, tetapi Bagaimana Hari Ini

27 September 2012

Ketika Tetua Desa Meninggal

27 September 2012

Alunan Jenset

07 July 2012

Filosofi Rumah Aceh

30 June 2012

Melirik Keunikan Bahasa Palembang dan Sekayu

29 June 2012

Ikut Iuran