Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Erdiansyah (Erdi)

Pria yang akrab disapa Erdi ini merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Lahir di Indramayu pada 28 Agustus 1993. Lulusan pendidikan matematika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, setelah lulus kuliah Erdi tinggal menetap dan bekerja di Kota Cirebon.

Pria yang menghabiskan sebagian masa mudanya di pondok pesantren ini sejak sekolah dan kuliah aktif mengikuti berbagai macam organisasi dan kegiatan sosial masyarakat. Pria yang miliki hobi berpetualang ini aktif dalam organisasi Pramuka, OSIS, Beladiri Tarung Drajat, BEM Fakultas, Himpunan Mahasiswa Matematika dan beberapa organisasi lainnya. Ketika masa kuliah Erdi dipercaya menjadi Ketua Dewan Racana Syekh Nurjati dan menjadi Pramuka Prima Jawabarat.

Minat Erdi terhadap bidang pendidikan dan matematika sangatlah besar. Hal ini yang membuatnya aktif mengajar di berbagai lembaga pendidikan formal dan nonformal, terbukti sebelum menjadi pengajar muda Erdi bekerja sebagai asisten praktikum aljabar abstrak, guru sekolah dan mentor matematika di beberapa lembaga bimbingan belajar.

Menjadi pengajar muda merupakan mimpi erdi sejak masa kuliah, sehingga ia merelakan untuk menunda S2-nya demi mengambil kesempatan menjadi Pengajar Muda Angkatan XII di SDN 10 Rambang kelas jauh, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.  Karena baginya, menjadi pengajar muda merupakan pembuktian bahwa masih banyak pemuda yang peduli terhadap nasib pendidikan di Indonesia.