Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

De Rizky Kurniawan

Pria berdarah Sunda ini adalah sarjana berpredikat cum laude dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran tahun 2015, beliau juga adalah lulusan yang dianugerahi penghargaan “Alumnus Inspirational Awards” berkat dedikasi dan prestasi yang ditorehkan selama masih menjadi mahasiswa.

Derizky aktif mengikuti organisasi di dalam kampus seperti Kelompok Studi Hukum, dan Moot Court Society. Ia juga pernah berkesempaan menjadi delegasi FH Unpad untuk National Moot Court Competition  (NMCC) Piala Prof.Soedarto IV Universitas diponegoro Tahun 2013 dan NMCC Piala Mahkamah Agung Tahun 2014 Asian Law Students’ Association, dan membawa FH Unpad menjadi finalis dalam dua ajang tersebut.

Kepeduliannya di bidang sosial mulai terlihat ketika ia aktif sebagai volunteer di Lembaga Bantuan Hukum Bandung, dan menjadi salah satu pendiri Forum Anti Korupsi Bandung di tahun 2015. Pengalaman-pengalaman tersebut membuat Derizky merasa penting untuk mengembangkan pemahamannya tentang ‘Grass Root Understanding’ sehingga terdorong untuk menjadi Pengajar Muda Angkatan XII.

Satu tahun ke depan ia mendapat kehormatan uuntuk bertugas di Kepulauan Yapen, Papua. Tugas ini ia yakini sebagai kesempatan untuk berproses sebagai manusia seutuhnya.  Ia juga percaya bahwa dengan mengajar sejatinya dialah yang akan lebih banyak belajar.