Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Anita Syafitri (Anita)

Anita Syafitri yang memiliki darah Betawi-Jawa ini adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Lulusan Sosiologi FISIP USU ini lahir hingga menyelesaikan studi S1 di Medan.

Anita memiliki minat di kegiatan pemberdayaan masyarakat dan penelitian sosial. Hal ini lah yang membawanya berhasil mengikuti berbagai kegiatan berskala nasional seperti OBL di Pakpak Bharat dan Aceh Tamiang, BDAYF dan DM di Banda Aceh, U-Gen Summit di Palembang, NLA di Jakarta, serta YIPC-NC di Yogyakarta. Melalui minat tersebut Anita juga beberapa kali berhasil mendapatkan kemenangan dalam kompetisi menulis yang penyerahan hadiahnya langsung diberikan oleh Ketua APKASI yaitu Bapak Isran Noor dan juga Menteri Ketenagakerjaan yaitu Bapak Hanif Dzakiri. Anita juga pernah menjadi ketua tim dan berhasil memenangkan kompetisi Program Hibah Bina Desa (PHBD) oleh DIKTI. Semangat pantang menyerah dan kepedulian kepada sesama ini yang ingin Anita bagikan pada generasi muda di daerah penempatannya.

Sebelum bergabung di Gerakan Indonesia Mengajar, Anita beberapa kali bekerja sebagai Enumerator dibeberapa lembaga. Anita juga menyalurkan kecintaanya pada dunia anak-anak dengan menjadi relawan di rumah belajar di Medan.

Menjadi Pengajar Muda adalah bentuk rasa syukur Anita atas segala nikmat yang Allah berikan selama hidupnya. Anita ditempatkan di SDN Loklahung, Desa Loklahung, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.