Okt
30

Kabupaten Paser atau sebelumnya dikenal dengan sebutan Pasir merupakan kabupaten paling selatan di Kalimantan Timur. Wilayah penempatan Pengajar Muda terletak di tiga kecamatan yakni Tanah Grogot, Paser Belengkong dan Tanjung Harapan. Tiga kecamatan terbagi dalam dua topografi berbeda; darat dan pesisir. Wilayah pesisir (Kecamatan Tanah Grogot dan Tanjung Harapan) terletak di pinggir pantai dengan mata pencaharian utama penduduk adalah nelayan. Rumah-rumah di pesisir dibangun di atas pancang kayu yang tinggi guna mengantisipasi jika air pasang.

Di wilayah darat (Kecamatan Paser Belengkong), beberapa wilayah Pengajar Muda dilewati oleh Sungai Kandilo, sungai terpanjang kedua di Paser setelah Sungai Pasir, dan menggunakan perahu dalam kegiatan sehari-hari sedangkan beberapa wilayah lainnya bisa dilalui kendaraan roda dengan keadaan jalan yang terbatas. Sinyal dan listrik sangat terbatas, baik di darat dan pesisir dan biasanya listrik baru tersedia dari pukul 18.00 – 22.00 tergantung dari ketersediaan bahan bakar.

Kabupaten Paser dihuni oleh berbagai suku seperti Paser, Bugis, Jawa, Bajo, Banjar dan Madura. Suku asli adalah Suku Paser sedangkan Suku Bugis dan Bajo merupakan suku pendatang yang biasanya bekerja sebagai nelayan. Suku Jawa merupakan transmigran yang banyak bekerja di bagian perkebunan dan pertanian.

Hubungan antar suku cukup baik walaupun dalam skala kecil masih terdapat konflik-konflik yang biasanya tidak terlalu serius. Mayoritas penduduk Paser beragama Islam dan secara simbolik ditampilkan dalam busana dan acara-acara formal. Karakter masyarakat di bagian pesisir biasanya keras dan agak menutup diri terutama kepada pendatang. 

Pengajar Muda Kabupaten Paser

 

Periode 2013 - 2014

  1. Muhammad Syaiful Ma'arif (SDN 002 Tanjung Harapan)
  2. Annieke Stevani (SDN 020 Longkali)
  3. Mochammad Amrozi (SDN 005 Longkali)
  4. Ade Ayu Kartika Sari Rezki (SDN 018 Tanah Grogot)
  5. Say Shio (SDN 015 Tanah Grogot)
  6. Abdullah Kholifah (SDN 005 Tanjung Harapan)
  7. Afra Afifah (SDN 001 Tanjung Harapan)
  8. Dwi Anggrainy Astivan (SDN 019 Longkali)
  9. Rafselia Novalina (SDN 032 Tanah Grogot)
  10. Abdillah Arman Linuwih (SDN 006 Paser Belengkong)

 

Periode 2012 - 2013

  1. Ilham Fathur Rahman (SDN 002 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  2. Bening Rara Pratita (SDN 020 Long Kali, Long Kali)
  3. Khaerul Umur (SDN 005 Longkali, Long Kali)
  4. Halida Mutiah (SDN 018 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  5. Kartika Khairani (SDN 015 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  6. Suwito (SDN 005 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  7. Retia Revany (SDN 001 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  8. Sinta Mahardita (SDN 019 Longkali, Long Kali)
  9. Eko Siprapua S (SDN 032 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  10. Ajeng Tri Handini (SDN 006 Paser Belengkong, Paser Belengkong)

 

Periode 2011 - 2012

  1. Andrio (SDN 002 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  2. Deden Achmad Chaeruddin (SDN 020 Long Kali, Long Kali)
  3. Dika Purnamasari (SDN 005 Longkali, Long Kali)
  4. Edhy Priatna Anugrah Surbakty (SDN 018 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  5. Fransisca Andana Asokawati (SDN 015 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  6. Hafiz Iqbal Maulana (SDN 005 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  7. Hendi Gunawan (SDN 001 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  8. Oktavina Qurrota Ayun (SDN 019 Longkali, Long Kali)
  9. Rahmah Zakirah (SDN 032 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  10. Rini Mayasari (SDN 006 Paser Belengkong, Paser Belengkong)

 

Periode 2010 - 2011 

  1. Dwi Gelegar Gilang Ramadhan (SDN 001 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  2. Dyah Setiawaty (SDN 018 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  3. Ijma Sujiwo (SDN 006 Paser Belengkong, Paser Belengkong)
  4. Mansyur Ridho (SDN 005 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  5. Mutia Hapsari (SDN 015 Tanah Grogot, Tanah Grogot)
  6. Nisa Imaniar Permatasari (SDN 007 Paser Belengkong, Paser Belengkong)
  7. Nova Dwi Wardani (SDN 014 Paser Belengkong, Paser Belengkong)
  8. Patrya Pratama (SDN 002 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  9. Ridwan Wijaya (SDN 001 Tanjung Harapan, Tanjung Harapan)
  10. Yunita Fransisca (SDN 016 Paser Belengkong, Paser Belengkong)
  11. Zaki Laili Khusna (SDN 032 Tanah Grogot, Tanah Grogot)

 

Kembali ke Daerah Penempatan »


8 Komentar
  • restyfamelia
    semoga setelah lulus nanti saya bisa gabung juga dan mengajar di daerah ini :) . sebuah tantangan dan sosialisasi yg sangat baik :)
  • nur jaitun
    semoga aku bisa menjadi salah satu bagian dari program indonesia mengajar. Sebuah tantangan baru dalam mengasah rasa sosialisasi.........
  • Rosi Dyah Pradita
    semoga saya bisa bergabung mnjadi PM untuk mewujudkan cita-cita masa kecil saya yaitu menjadi pengajar di daereah terpencil....amin
  • Kadir
    mungkin untuk paragraf tiga di atas ditambahkan keterangan lanjutan mengenai suku Banjar, yang jumlahnya juga tidka bisa dibilang sedikit, dibanding dari Bugis dan Jawa. Mayoritas suku Banjar memilih jalur bisnis dalam di Kabupaten Paser. Mereka menempati sentra bisnis seperti Plaza Kandilo dan Pasar Induk Senayan.
  • misransyah
    Semoga Selalu menjadi insan yang cerdas dan berakhlaq. Aminnn
  • Agus Nordi
    Saya mewakili mahasiswa paser di jogja sangat ber-Terima Kasih sekali kepada teman2 Indonesia Mengajar yang mau jauh2 merantau ke kampung kami untuk berbagi ilmu. Kami di sini sudah menonton bberapa video kalian seperti mbak Bening Rara Pratita, mas Khaerul Umur, & mbak Halida Mutiah. Benar2 menginspirasi !, terima kasih
  • abas tanah grogot
    kapan giliran saya nich saya juga mau ditempat kan dikaltim daerah tanah grogot
  • Meirinda Ayu Nastiti
    Saya orang kaltim semoga ilmu yang saya dapatkan di Jawa dapat bermanfaat untuk tanah kelahiran saya
Tinggalkan komentarmu

Belum punya akun? Daftar sekarang!