Jun
16

Untuk menuju Bima, umumnya penumpang dari Jakarta melakukan transit di Bandara Ngurah Rai, Denpasar yang kemudian dilanjutkan dengan perjalanan menuju ibukota kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini.

Secara keseluruhan, Kabupaten Bima memiliki bentang alam yang lengkap dari pantai hingga pegunungan. Daerah ini beriklim tropis dan cenderung kering. Rata-rata curah hujan tahunannya relatif rendah.

Untuk menuju sekolah-sekolah di daerah penempatan, kita akan melalui jalan dengan berbagai kondisi. Meskipun begitu, ada beberapa yang dapat dicapai dengan mobil. Misalnya di Jatibaru, Kec. Langgudu, ada SD yang harus ditempuh dengan kombinasi perjalanan darat dan perjalanan laut (speedboat). Sementara, untuk menuju SD Bajo Pulo di kecamatan Sape, kita harus menyeberang laut dengan perahu bermesin sekitar 10 menit setelah sebelumnya melalui 1,5 jam perjalanan darat. Sinyal telepon selular (GSM) bisa ditemukan secara terbatas di beberapa tempat tertentu.

Sebagai salah satu daerah di nusantara yang memiliki sejarah kesultanan, Bima berpenduduk mayoritas Islam. Kebanyakan dari mereka memiliki pencaharian sebagai petani. Sementara, ada pula yang mencari ikan, khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah pesisir.

Pengajar Muda Kabupaten Bima

Tahun 2015 - 2016

  1. Muchammad Fauzan (SDN Sori Bura)
  2. Aghnia Mega Safira (SDN Tambora)
  3. Arumdari Nurgianti (SDN 01 Labuan Kananga)
  4. Endang Rahman Hakim (SDN Oi Marai)
  5. Etika Indah Febriani (SDN UPT Laju)
  6. Ichwan Dwi Saputra (SDN Soro Afu)
  7. Fadli Rumaday (SDN Inpres Baku)
  8. Aminah Tul Zahroh (SDN Paradowane)
  9. Aldilla Kusuma Wardhani (SDN Bajo Pulo)

 

Tahun 2014 - 2015

  1. Novia Budiarti (SDN Paradowane)
  2. Ryanda Adiguna (SDN UPT Laju)
  3. Siti Nursari Ismarini (SDN Soro Afu)
  4. Tri Zaini Sarah (SDN Bajo Pulo)
  5. Muhammad Catur Saifudin (SDN Inpres Baku)
  6. Suwanto (SDN Sori Bura)
  7. Aidell Fitri Rachmawati (SDN Tambora)
  8. Ajeng Septiana Widianingrum (SDN 01 Labuan Kananga)
  9. Doni Purnawi Hardiyanto (SDN Oi Marai)

 

Tahun 2013 - 2014

  1. Siska Ayu Tiara Dewi (SDN Sori Bura)
  2. Tio Nugroho (SDN Tambora)
  3. Lana Alfiyana (SDN 01 Labuan Kananga)
  4. Eka Annisa Oktaviana (SDN Oi Marai)
  5. Benny Sudjono (SDN UPT Laju)
  6. Diah Septyadari (SDN Soro Afu)
  7. Herdimas Anggara (SDN Inpres Baku)
  8. Rika Amelia (SDN Paradowane)
  9. Winda Windiana (SDN Bajo Pulo)

 

Tahun 2012 - 2013

  1. Budiman (SDN Sori Bura, Tambora)
  2. Faisal Jamil (SDN Tambora, Tambora)
  3. Morinta Rossandini (SDN 01 Labuan Kenanga, Tambora)
  4. Nani Nurhasanah (SDN Oi Marai, Tambora)
  5. Hardian Kokoh Pambudi (SDN UPT Laju, Langgudu)
  6. Metias Kurnia Dita (SDN Soro Afu, Langgudu)
  7. Slamet Riyanto (SDN Inpres Baku, Lambu)
  8. Petra Aprillia Monica (SDN Paradowane, Parado)
  9. Gilar Cahya Nirmaya (SDN Bajo Pulo, Sape)

 

Tahun 2011 - 2012

  1. Bagus Handoko (SDN Sori Bura, Tambora)
  2. Beryl  Masdiary (SDN 01 Labuan Kenanga, Tambora)
  3. Gatot Suarman (SDN UPT Laju, Langgudu)
  4. Maristya Yoga Pratama (SDN Inpres Baku, Lambu)
  5. Marlita Putri Ekasari (SDN Paradowane, Parado)
  6. Muhammad  Habibilah (SDN Tambora, Tambora)
  7. Mutia Amsuri Nasution (SDN Jati Baru, Langgudu)
  8. Ratu Ashri Maulina Fauzana (SDN Bajo Pulo, Sape)
  9. Shally Pristine (SDN Oi Marai, Tambora)

 

Kembali ke Daerah Penempatan »


21 Komentar
Tinggalkan komentarmu

Belum punya akun? Daftar sekarang!