Feb
14

Ditulis oleh: Eko Budi Wibowo*

Lebak, (13/02/2012) – Pada tanggal 6, 7 dan 8 Februari 2012 yang lalu, para Pengajar Muda Kabupaten Lebak menyelenggarakan pelatihan Sains Kreatif tingkat Kabupaten Lebak. Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru-guru Sains dan membuat pembelajaran sains yang menyenangkan, sehingga diharapkan nantinya guru-guru dapat mentransfer ilmu dan sains dengan cara yang menyenangkan tersebut kepada anak-anak didiknya. Pelatihan ini diadakan di tiga zona, antara lain; zona Rangkasbitung (10 Kecamatan), zona Muncang (8 kecamatan), dan zona Bayah (10 Kecamatan) yang diikuti oleh total 236 guru Sains se-Lebak.

Adapun konten materi pelatihan berupa simulasi sains kreatif, antara lain mencakup;

  1. Sistem pernafasan paru-paru manusia; merupakan simulasi dari cara kerja alat pernafasan manusia, dilakukan dengan alat sederhana yaitu botol bekas dan balon. Para peserta pelatihan dipandu untuk menggali lebih dalam bagaimana pernafasan bisa terjadi.
  2. Api dan oksigen; materi ini berisi penjelasan mengapa lilin bisa mati ketika dinyalakan di dalam gelas kemudian disiram dengan air cuka. Praktek ini menjelaskan bahwa ketika api menyala dibutuhkan oksigen di sekitarnya. Ketika oksigen terdorong keluar oleh cairan asam maka lilin akan mati.
  3. Struktur bahan benda; materi ini diberikan untuk melihat struktur benda seperti apa yang bisa menyerapa air dengan baik. Adapun caranya adalah dengan menyediakan tiga berbahan dasar kertas yaitu tisu, kertas koran dan kertas karton. Hal ini dilakukan untuk melihat daya serap bahan mana yang paling baik.
  4. Perpindahan panas; praktik ini ingin memperlihatkan perpindahan panas yang terjadi. Percobaan dilakukan dengan memanaskan gelas plastik hingga air berbuih, tetapi gelas plastik tersebut tidak bocor. Di sini peserta bisa belajar tentang perpindahan panas yang terjadi.
  5. Gunung meletus; paraktek simulasi gunung meletus merupakan simulasi terjadinya perbedaan tekanan yang terjadi. Simulasi ini menggunakan gumpalan tanah yang dibentuk menyerupai gundukan gunung berapi kemudian dari dalam gundukan tersebut keluar material busa sabun yang telah terkombinasi dengan cairan cuka.

 

Seluruh peserta terlihat antusias dalam mengikuti pelatihan ini, yang dapat terlihat dari semangat mereka untuk bertanya dan menggali materi lebih jauh. Sebagai follow up, para peserta mendapatkan tugas untuk menghasilkan listrik dari kentang.

Hasil output pembelajaran ini kemudian akan ditindaklanjuti pada ajang perlombaan Nasional yaitu Olimpiade Sains Kuark. Dalam olimpiade ini, materi yang diujikan berupa pembelajaran sains yang diambil dari Majalah Kuark (majalah komik untuk pembelajaran sains). Dengan dukungan dan bantuan dari Pengajar Muda Lebak, Kabupaten Lebak akan mengirim 820 peserta dari seluruh SD yang ada di Lebak untuk mengikuti seleksi awal Olimpiade Sains Kuark yang akan berlangsung pada tanggal 18 Februari 2012 mendatang.

*) Eko Budi Wibowo, Pengajar Muda Kab. Lebak, Banten


1 Komentar
Tinggalkan komentarmu

Belum punya akun? Daftar sekarang!