Israr Ardiansyah
Community/External Engagement Advisor
Israr suka bertualang, membaca, dan belajar budaya karena suka mengeksplorasi banyak hal. Ia juga menggemari menulis, fotografi, desain grafis serta internet karena--seperti pengakuannya-- ia suka berbagi.
Mantan pramuka ini mengakrabi dunia jurnalistik, riset dan aktivitas alam bebas sejak SMA. Di Yogyakarta, ia pernah menjadi salah satu pembawa acara TV untuk anak muda "Tanah Merdeka", wartawan The Jakarta Post, dan koresponden Detikcom. Pernah pula ia menulis untuk Koran Seputar Indonesia ketika sedang mengambil studi lanjutnya. Sejumlah tulisan dan hasil bidikannya muncul pula di sejumlah media, "baik di sini maupun di sana," katanya.
Israr mengaku suka bercanda dan belajar apa saja. Ketika SMA ia pernah menjadi juara I (beregu) Lomba Plesetan dalam rangka Gadjah Mada Fair. Studi S-1nya ditamatkan di Universitas Gadjah Mada (UGM). Sebagai penerima beasiswa British Chevening Award, ia lulus program MSc in Environment, Science and Society di University College London.
Ia cukup lama aktif di organisasi konservasi World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Sejak awal 2011 ia mengemban mandat sebagai Community Engagement Manager (Manajer Program Komunitas) Indonesia Mengajar. Menurutnya, ia selalu senang bekerjasama dengan anggota tim yang dinamis dan penuh gagasan. Tim CE (sekarang menjadi tim Eksternal) saat ini mengelola media sosial, publikasi (termasuk penerbitan buku), penguatan brand Indonesia Mengajar, kegiatan publik, dan aktivitas komunikasi lainnya.
"Untuk membuat kita dan sekitar kita lebih baik, siapapun harus terus belajar dan berbagi," ujar Israr yang sejak pertengahan November 2011 mengemban mandat baru sebagai Advisor untuk urusan eksternal.