Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Yandra Windesia

Yandra, pria kelahiran Padang Sumatera Barat yang sangat menyukai traveling, makanan bolu, dan minuman lemon tea. Yandra merupakan alumnus Matematika Universitas Indonesia yang begitu tertarik pada analitik, sehingga tidak heran dia pernah bekerja di salah satu perbankan bagian manajemen risiko.

Semasa kuliah, Yandra pernah bergabung dan mengemban amanah di beberapa organisasi kampus. Di intra kampus, Yandra pernah menjadi kepala divisi Aspirasi, Penelitian, dan Pengembangan untuk organisasi Badan Kelengkapan Majelis Wali Amanat (MWA) UI Unsur Mahasiswa tahun 2013. Sedangkan di ekstra kampus, Yandra pernah menjadi wakil kepala divisi Sumber Daya Manusia untuk organisasi Future Leader Anti-Corruption (FLAC) Indonesia tahun 2014 yang berfokus pada penanaman nilai anti korupsi pada anak usia dini dengan metode dongeng.

Ketertarikan Yandra pada kegiatan sosial dan pendidikan berawal dari keikutsertaannya sebagai Pengajar di Gerakan Universitas Indonesia Mengajar Angkatan 1. Melalui Gerakan tersebut, Yandra melihat adanya ketimpangan yang besar antara pendidikan di desa dan di kota. Walaupun saat itu Yandra baru bisa mengurangi ketimpangan tersebut dengan mengajar dan memberikan motivasi kepada anak-anak agar semangat meraih mimpi. Setelah Gerakan UI Mengajar Angkatan 1, Yandra kembali ambil bagian di Gerakan UI Mengajar Angkatan 2 sebagai panitia. Keinginan Yandra adalah terus aktif mengabdi dan berkontribusi menyelesaikan masalah pendidikan di Indonesia, sebab janji atau sumpah setia almamater Universitas Indonesia yang selalu ia pegang yaitu mengabdi Tuhan, mengabdi bangsa, dan Negara Indonesia. Saat ini, untuk mewujudkan keinginan nya itu adalah dengan mengikuti gerakan Indonesia Mengajar Angkatan XIV sebagai Pengajar Muda. Setelah menyelesaikan Pelatihan Intensif Pengajar Muda Angkatan XIV Indonesia Mengajar selama 6 minggu, dalam 12 purnama atau 365 hari ke depan Yandra akan mengabdikan dirinya di negeri cenderawasih yaitu Kabupaten Kepulauan Yapen tepatnya di SD YPK Baitel Rondepi, Pulau Ambai, Kepulauan Yapen, Papua Barat. SIAP MENGABDI…