Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Moh. Zahirul Alim

Bahagia dengan panggilan Zahir Alfatih, ia adalah Alumnus Hubungan Internasional Unibraw Malang. Kegemarannya mengikuti perkembangan Indonesia membuatnya sadar bahwa Indonesia memiliki sejuta keunikan sekaligus problematika yang harus segera diselesaikan. Hal inilah yang mendorongnya untuk berbuat sesuatu bagi Indonesia, negeri yang akan selalu ia cintai. Tidak kurang dari tiga buku bergenre kebangsaan sudah ia tulis. Beberapa tulisannya ihwal Indonesia pernah dimuat di  Harian Jawa Pos, Malang Pos, Koran Madura, dan Kompas.

Zahir juga seorang blogger, www.paradigmabintang.com adalah blog yang ia kelola. Selain giat menulis, ia pernah menjadi Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (PSP3) Kemenpora RI selama dua tahun (2014-2016). Ia ditempatkan di bawah kaki Gunung Guntur, Desa Tanjungkarya Samarang Garut Jabar. Setelah misi kepeloporan pemuda ini selesai, ia bergabung menjadi Pengajar Muda (PM) Indonesia Mengajar angkatan XV. Selama satu tahun kedepan (2017-2018), ia akan mengabdi di SDN 005 Kerdau, Desa Pulau Kerdau, Kecamatan Subi, Kabupaten Kepulauan Natuna.