Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Meidika Wahyu Utama

Bernama lengkap Meidika Wahyu Utama, yang biasa dipanggil Dika adalah anak pertama dari tiga bersaudara, Pria yang berdarah asli Komering ini berasal dari pasangan bapak Ahmad Zumaidi dan Sri Kartika Andriani. Pria bertubuh besar dan tinggi ini sangat menyukai hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat sosial, sesuai dengan studinya yang diselesaikannya di Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Pada masa perkuliahan, Dika aktif diberbagai kegiatan, mulai dari pengurus BEM Fakultas Hukum Universitas Jambi sampai Duta Bahasa provinsi Jambi dan masih banyak lagi.

Beberapa prestasi yang diraihnya seperti menjadi perwakilan delegasi dalam acara Indonesian Ready For Asean Community di Universitas Brawijaya, malang pada tahun 2016, menjadi delegasi pada acara peradilan semu piala Mahkamah Agung di Banda Aceh pada tahun 2015, serta menjadi ketua delegasi dalam acara Persatuan Indonesia dengan tema Pengimplementasian UU No 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa di Malang tahun 2015.

Selepas kuliah, Dika juga aktif diberbagai kegiatan sosial dan pendidikan, salahsatunya dia mendirikan komunitas sriwijaya membaca kabupaten Oku Timur yang bergerak dibidang pendidikan, yang menjadikan latar belakang dia membentuk komunitas tersebut karena dia ingin pendidikan di Indonesia khusunya dikabupaten Oku Timur agar merata, baik dari segi pengajar sampai fasilitasnya.

Bergabung sebagai Pengajar Muda adalah mimpi yang diharapkannya sejak masa perkuliahan. Dia merasa bahwa menjadi Pengajar Muda adalah kesempatan yang langka yang tidak bisa dimiliki oleh seluruh manusia, dia juga merasa bahagia bisa bergabung sebagai Pengajar Muda karena dia dapat merasakan bagaimana tinggal di pelosok negeri dengan beragam kehidupan yang baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.

Dika mendapatkan kesempatan untuk mengabdi di desa sekikilan kecamatan tulin onsoi kabupaten nunukan provinsi kalimanta utara, banyak hal yang ia dapatkankan, mulai dari hal-hal kecil sampai hal-hal yang luar biasa.