Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Dani Finata Pratama

adalah anak pertama dari 2 bersaudara, ia lahir di Kota Bandung pada 10 September 1994. Berkuliah di Politeknik Negeri Bandung dan meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis menjadi salah satu jalannya untuk mengembangkan hobi dan cita-cita untuk memiliki bisnis sendiri yaitu di bidang konveksi dan startup teknologi. Setelah lulus ia bekerja di salah satu E-Commerce terbesar Indonesia yaitu Tokopedia di Divisi Resolution sebuah divisi yang banyak berinteraksi dengan para user di Tokopedia berfokus pada penyelesaian kasus-kasus pembelian. Namun, hal tersebut tidak membuatnya merasa ‘’Puas’’, pada saat mengeyam bangku kuliah dulu. Dani dikenal aktif di organisasi kampus yaitu BEM dan organisasi luar kampus yaitu Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Seluruh Indonesia (FKMPI) hingga menjadi Ketua di organisasi Nasional tersebut, selain itu Dani juga telah mendaki beberapa gunung di Indonesia sebagai bukti kecintaannya pada alam dan masih turut aktif pada sebuah NGO dan komunitas pecinta teknologi walaupun hanya sebagai penasihat.

Berada di zona nyaman, Dani merasakan "kegelisahan" rasa bersalah dan merasa masih punya "hutang" pada Rakyat, yang dahulu berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri tentunya 50% s.d 70% biaya kuliah disubsidi Pemerintah, apalagi ia pernah mendapatkan Beasiswa sebagai Mahasiswa Berprestasi Bidang Organisasi Nasional dan dinobatkan menjadi salah satu dari beberapa penulis Skripsi terbaik pada tahun 2017 tingkat kampus. Saat ini rasa bersalah dan kegelisahannya mulai terbayar walaupun secara bertahap yaitu dengan menjadi Pengajar Muda di SDN Waigaiy, Desa Waigai, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kepulauan Sula, Maluku Utara. Karena jika terus berada di zona nyaman ia merasa Gelisah dan Merasa Bersalah. Bagaimana dengan kalian?