Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Aulia Rahmanianda

Menjadi seorang konservasionis muda, adalah salah satu tujuan mulia seorang perempuan muda bernama Aulia Rahmanianda. Kuliah di jurusan biologi Universitas Airlangga dengan fokus konservasi lingkungan memperkuat tekad Aulia untuk berperan dalam melindungi keanekaragaman hayati di Indonesia. Proses perkuliahan lah yang membuat dia sadar bahwa aspek sosial berkaitan erat dengan bidang konservasi. 

Selama dua tahun berkarir di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya LIPI dan ditugaskan di kota Parepare Provinsi Sulawesi Selatan, program edukasi masyarakat lokal mengenai manfaat kebun raya adalah tantangan pekerjaan yang menjadi peluang baginya. Aulia juga diberi kesempatan untuk menjadi delegasi Indonesia di Asia Pacific High Level Meeting on Child’s Rights UNICEF Malaysia tahun 2016 dan penghargaan sebagai Inovator muda U-Report Indonesia tahun 2017. Disitulah dia bersyukur berkat kerja keras bersama timnya, dia mampu memperkenalkan pentingnya pendidikan konservasi bagi generasi muda dan menyadari bahwa Indonesia memiliki potensi anak muda yang luar biasa, anak muda mampu menjadi penggerak Indonesia di masa depan, dan pendidikan adalah kunci perubahan suatu bangsa termasuk Indonesia.

Kesadaran pentingnya melibatkan masyarakat untuk pendidikan lah yang membuat Aulia memutuskan menjadi Pengajar Muda Indonesia Mengajar. Persamaan visi lah yang menguatkan hatinya untuk merasakan langsung bagaimana menjadi orang Indonesia seutuhnya. Dengan belajar menjadi Indonesia, Aulia merasa mengetahui kondisi nyata Indonesia dan memahami kontribusi yang akan diberikan sesuai bidang yang dia tekuni untuk Indonesia.

Selama satu tahun, Aulia akan ditugaskan di SDN 007 Patal, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Belajar untuk memberi kontribusi nyata untuk negeri ini dan menghidupkan mimpi anak – anak Indonesia di daerah perbatasan adalah tujuan mulia baginya karena perubahan besar belum tentu berasal dari hal yang besar. Don’t regret anything you do cause in the end it makes you who you are, so just being simple and humble.