Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Arum Lailashafra

Kalian tau? Setiap kita punya histori yang terus terukir dari masa dahulu, masa sekarang, hingga  masa yang akan datang. Setiap kita punya mimpi, harapan dan asa yang terus mensupport kita mencipta histori luar biasa. Tak sekedar ingin dipuji, dikenang, namun juga mampu membuat perubahan baik untuk siapa dan dimana saja.

Salah satu history maker itu ialah Arum Lailashafra, alumnusPendidikan Bahasa Inggris Universitas Brawijayaangkatan tahun 2012.  Arum yang sejak kecil bercita-cita ingin menjadi guru,telah meyakinkan dirinyauntuk memahami bagaimana menjadi seorang guru, dan menjadi sang abdi negeri.

Ya, Tuhan telah mentakdirkan lulusan bidikmisi asal Batang-Jateng ini, untuk berprinsipterus belajar, beribadah, berorganiasasi, dan bermanfaat bagi makhluk lain, mengantarkannya mendapat kehormatan dengan menjadi Pengajar Muda di SD YPK Baithel Poom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua Barat.Mantan kabid.Kader dan Immawati Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UB ini, optimis untuk memproses diri guna menjadi pribadi yang diimpikan, dibanggakan dan mampu beramanah bermanfaat untuk kepentingan kemajuan umat, masyarakat, dan negara. “Let’s make history in the world by works and words”