Korps Pengajar Muda

Mereka adalah sarjana-sarjana terbaik dari berbagai penjuru tanah air. Mereka terpanggil untuk menjadi Pengajar Muda: ikut membantu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui langkah nyata di bidang pendidikan. Menjadi Pengajar Muda bukanlah pengorbanan. Ini adalah kesempatan sekaligus kehormatan besar untuk mengenal bangsa Indonesia secara langsung dan utuh. Selama setahun di daerah penempatan, mereka mengajar, berinteraksi dan membagi inspirasi.

Amanda Aidil Fitra

Panggilannya Manda. Lulusan Akuntansi UGM angkatan 2012 ini memiliki ketertarikan di dunia sosial. Hal ini membuatnya pernah diamanahi untuk memimpin kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa di Sulawesi Selatan. Manda juga pernah menginisiasi sebuah gerakan sosial yang bergerak di bidang anak-anak berkebutuhan khusus di daerahnya. Meski ia lahir dan tinggal di Jogja, ia tidak mau kalo dibilang asli Jawa karena juga sempat menghabiskan masa kecilnya di Medan dan Jayapura.

Sebaik-baiknya manusia, adalah yang bermanfaat bagi sesamanya”. Manda sangat meyakini bahwa kehidupan tidak hanya tentang seorang individu, namun ada sesuatu yang lebih besar lagi yang mengatur semua ini. Definisi kehidupan baginya adalah bagaimana ia bisa memberikan makna pada kesempatan usia yang ada. Manda bergabung menjadi salah satu Pengajar Muda karena ingin belajar dari seluruh proses yang ada, berinteraksi dengan masyarakat, lebih mengenal realitas kehidupan di daerah, serta berbagi dengan sesama termasuk dengan generasi muda selanjutnya. Manda mendapatkan amanah menjadi guru untuk mengajar di SD YPK Efata Miosnum, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua Barat.