10
SD-SD di daerah penempatan Pengajar Muda terletak di P. Bawean dan pulau kecil di sekitarnya. Dari pelabuhan udara Djuanda di Surabaya, dibutuhkan waktu dua jam untuk perjalanan darat menuju Gresik. Perjalanan dilanjutkan lagi dengan kapal selama tiga jam ke pelabuhan Sangkapura di P. Bawean.
Meskipun bagian provinsi Jawa Timur, masih banyak infrastruktur di P. Bawean yang memerlukan peningkatan. Misalnya untuk menuju beberapa SD di kecamatan Tambak, sinyal telpon GSM apapun tidak dijumpai. Sementara, jalan untuk mencapainya juga penuh tantangan Setelah melalui perjalanan laut, menembus hutan dan jalan berlubang, kita akan melewati pula jalan di tebing garis pantai Pulau Bawean.
Salah satu fenomena yang khas di P. Bawean adalah menu ikan yang berlimpah. Masyarakat Bawean menanam sayuran secara terbatas seperti sawi, bayam, kangkung dan singkong, sedangkan sayuran lain seperti wortel, dan cabai dibawa dari Gresik. Hal ini mengakibatkan harga sayuran menjadi sangat mahal jika tidak ada kapal yang berlabuh yang membawa sembako dan sayuran.
Ada beberapa tempat yang sinyal GSMnya cukup bagus di P. Bawean atau P. Gili. Dibutuhkan kreativitas dalam mencoba berbagai kartu provider GSM di berbagai lokasi untuk memperoleh sinyal telepon yang baik.
Pengajar Muda Kabupaten Gresik
- Hety Apriliastuti Nurcahyarini (SDN Kepuh Legundi 2, Tambak)
- Lastiani Trikusumastuti Hantoro (SDN Tanjungori 4, Tambak)
- Maisya Farhati (SDN Teluk Jati Dawang 4, Tambak)
- Putri Rizki Dian Lestari (SDN Kepuh Teluk 3, Tambak)
- Tidar Rachmadi (SDN Kebun Teluk Dalam 2, Sangkapura)
- Wintang Haryokusuma (SDN Sidogedungbatu 4, Sangkapura)
Kembali ke Daerah Penempatan »

2 Komentar
Dimas
Nur Farida Houki
Tinggalkan komentarmu