Indika Group, yang terdiri dari Indika Energy, Petrosea dan Tripatra, mendukung penuh mulai dari desain program sampai pada pelaksanaannya. Berbagi semangat dan misi yang sama dengan jajaran pimpinan Indika, Indonesia Mengajar memanggil anak-anak muda terbaik bangsa untuk mengabdikan diri satu tahun mengajar di pelosok tanah air, mempersiapkan dan mengirimkan 51 Pengajar Muda angkatan pertama ke 46 desa yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Lampung), Kabupaten Bengkalis (Riau), Kabupaten Paser (Kalimantan Timur), Kabupaten Majene (Sulawesi Barat) dan Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara).
"Sejak awal, Indika Group bukan hanya menangkap ide ini tetapi juga memberikan komitmen dukungan merealisasikan Gerakan Indonesia Mengajar."
Indika Group adalah salah satu perusahaan swasta yang menjunjung tinggi semangat keIndonesiaan. Menurut President Director PT Indika Energy, Tbk., M. Arsjad Rasjid P.M., pendidikan di Indonesia penting untuk menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. Maka, melalui program ini, Indika Group mengajak para pengusaha di Indonesia mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Menurut Arsjad, Indika Group mengajak pihak swasta lainnya untuk juga turut mendukung gerakan Indonesia Mengajar ini sehingga bisa melayani lebih banyak lagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia.
Dukungan terhadap Indonesia Mengajar bukan hanya datang dari jajaran kepemimpinan Indika Group, para staf Indika juga mendukung gerakan perpustakaan dengan mengumpulkan dan mengirimkan buku untuk SD-SD yang diajar oleh para Pengajar Muda.
Jajaran pimpinan Indika mempersiapkan langsung Pengajar Muda I untuk ke pelosok
Pada acara makan malam casual di Jakarta pada tanggal 7 November 2010. M. Arsjad Rasjid P.M (President Director), Wishnu Wardhana (Chief Executive Officer), Agus Lasmono Sudwikatmono (Vice President Commissioner), Rico Rustombi (Indika Group Chief Corporate Affair), dan jajaran pimpinan Indika lainnya, berdiskusi dengan para Pengajar Muda dalam kelompok-kelompok kecil dan membagikan informasi tentang berbagai tantangan di daerah dan tips untuk menghadapinya.

Acara ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Kebetulan, di malam itu salah satu Pengajar Muda, Nova, berulang tahun dan tentunya mendapatkan kejutan ulang tahun dari rekan-rekan Indika, Indonesia Mengajar dan Pengajar Muda lainnya.
Pada tanggal 8 November 2010 jajaran pimpinan Indika juga mendampingi para Pengajar Muda untuk bertemu Wakil Presiden RI Boediono dalam rangka berdiskusi dan pelepasan. Wapres mengingatkan para Pengajar Muda untuk membangun semangat nasionalisme di desa mereka mengabdi.

Foto Bersama Wapres RI, Direksi Indika Energy, Pengajar Muda, dan Tim Indonesia Mengajar
Pada acara syukuran sekaligus pelepasan untuk Pengajar Muda Angkatan I, Bapak M. Arsjad Rasjid P.M juga memberikan sambutan. Arsjad juga berpesan kepada para Pengajar Muda selama bertugas di daerah agar terus berpikir positif dan bersyukur pada setiap keadaan, serta selalu menularkan energi positif tersebut kepada masyarakat di daerah mereka akan bertugas.
"Gunakanlah kesempatan ini sebagai tempat dimana Anda bisa berjuang sambil belajar, dan tentunya belajar sambil berjuang"
(Agus Lasmono Sudwikatmono, Vice President Commissioner Indika Energy Tbk.)
Pada tanggal 25 April 2011, dengan bangga Indonesia Mengajar menerima 73 anak muda yang siap mengikuti pelatihan intensif untuk menjadi Pengajar Muda yang akan berangkat di bulan Juni 2011 untuk ke 9 kabupaten, yaitu Aceh Utara (Nanggroe Aceh Darussalam), Lebak (Banten), Pulau Bawean – Gresik (Jawa Timur), Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Bima (Nusa Tenggara Barat), Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Maluku Tenggara Barat (Maluku), dan Fakfak (Papua Barat).
Dalam acara yang sederhana di Wisma PKBI di Jakarta Selatan, Agus Lasmono Sudwikatmono (Vice President Commissioner), menyambut dan menyemangati para Pengajar Muda angkatan II. Di acara ini juga, para Pengajar Muda ini berkesempatan untuk berkenalan lebih dekat dengan para staf dan beberapa pendiri Indonesia Mengajar, antara lain Erry Riyana Hardjapamekas dan Hamid Chalid, serta sejumlah perwakilan Indika yang hadir untuk memberikan dukungan moril.