Cerita PM dengan topik Papua Barat.


Sep
23
Lukman Baruan, sudah enam hari tidak ada di tempat duduknya. Biasanya dia duduk paling depan dengan Upang, tetapi raga kecil itu urung kelihatan sampai hari ini. “Ada yang tahu Lukman kemana?”, tanyaku kepada anak-anak. “Dia pergi sama dia pu mama turun ke kota pak guru”, Moksen sang ketua kelas menjawab pertanyaanku. “Dia su pulang pak guru, tapi tara tau kenapa tara masuk sekolah”, beberapa suara anak kelas 4 menimpali. “Baik ...
Sep
06
Senja sudah menyingsing diufuk barat di ujung timur Indonesia, jalanan koral membentang diantara kerlap-kerlip rumah, sedari pagi tadi hujan menghempas tak kunjung reda, sesekali berhenti lalu mengucur lagi. Jalanan depan rumah dan parit tak dapat dibedakan mana batasnya. Hanya setapak kecil agak tinggi yang tak terjamah air. Air bagai ditumpahkan begitu rupa, begitulah Bomberay dengan iklim regional padangnya, sekali-kalinya hujan lebatnya tak terkira, malam tiba agak hangat udara terasa sisa ...
Okt
25
Deru Mesin 2 tak 110cc meraung membahana memecah kepolosan siang itu, telapak-telapak roda mulai membekas dijalan-jalan koral. Dibelakang jiwa-jiwa yang khawatir menatap ikhlas dengan senyuman sendu. Aku mulai bergerak ke fak-fak pertama kali dengan Motor hijau merah pinjaman ini. mesin menderu berat, gas tidak stabil dan roda-roda yang bergoyang tak kupedulikan. sedikit demi sedikit aku tempuh dengan pasti jalan-jalan mendaki itu. Pertama kali aku mencoba menempuh perjalanan dari kampungku onim ...

Apr
27
Hari-hari terasa cepat kulalui di akhir-akhir masa penugasan di Fakfak, Papua Barat. Saat kupindah foto-foto dari kamera ke laptop, kulihat sudah 11 folder kubuat, berarti April ini memasuki bulan ke-11, tersisa 1 bulan efektif aku bertugas di SDN Tarak, Distrik Karas. Jauh sebelum aku datang di sini, memang sudah terpikir akan membuat sesuatu yang bisa memutar memori saat aku sudah pergi. Seperti dulu saat bermain bersama anak-anak di Merapi, aku ...