Cerita PM dengan topik bima


Des
26
Pagi telah tiba, saatnya berangkat ke sekolah. Seperti biasa, aku melangkah menuju sekolah seorang diri, dari kejauhan telah terdengar teriakan anak-anak yang sedang membersihkan kelas, ada juga yang bermain-main berlarian kesana kemari.
Des
27
Sebelumnya, anak-anak murid SDN Tambora selalu terlambat datang ke sekolah. Alasan yang sering mereka kemukakan adalah karena tidak adanya guru yang mengajar yang membuat mereka berlamas-malasan untuk melangkahkan kaki guna menuntut ilmu. Seperti biasa, dalam sehari-harinya anak-anak berangakat pukul 08.00 WITA, ada yang pukul 08.30 WITA baru datang, ketika guru tidak datang mereka pulang pukul 10.00 WITA. Tidak ada kedisiplinan. Mereka juga sering mengeluh lantaran tidak adanya ...
Des
31
  Mulanya, gemerisik daun-daun kering di kejauhanlah yang membuyarkan konsentrasi saya. Langkah saya tertahan. Saya  berhenti bersenandung kemudian memicingkan mata. Saya mencoba mengenali sosok yang berkelebat gesit di antara pokok-pokok pohon jambu yang telantar.   Sepertinya memang dia.

Jan
07
Yel-yel terbaruku dengan tim english on the road...meningkatkan semangat baru..kali ini aku dan anak-anakku kehabisan ide untuk jalan-jalan di setiap hari Kamis. Hampir semua tempat di bagian desa sudah dikunjungi, cuaca yang kurang mendukung (hujan deras mengguyur tanpa ampun)
Des
31
Uchi, nama akrab dari Nurul Komarul Islamiatuan, duduk di kelas VA. Di kelasku dia sangat aktif, tetapi juga sangat ekspresif. Setiap bahan pelajaran matematika maupun bahasa Inggris yang ia pahami, secara cepat ia ekspresikan  dengan ‘Mengertiiiiiiiiiiii bu, berkali-kali,hingga anak lain yang ingin mengacungkan jari agaknya mengurungkan niat untuk bertanya.

Feb
03
Pelajaran Bahasa Inggris yang hanya satu jam mata pelajaran di tiap minggunya menjadi hal yang baru bagi anak-anak. Antusiasme anak-anak terhadap bahasa ini cukuplah tinggi. Aku menjadi populer dengan panggilan baru, Miss Lita.
Agu
05
Langkah-langkah kecil terlihat dari kejauhan, dari tengah-tengah pepohonan hutan. Ada juga yang datang dari bawah dengan menenteng beberapa buku, ada pula yang mengendarai sepeda kecil.

Agu
14
Bangunan warna kuning itu, sekolah tempat aku mengajar.. bangunan semi permanen berdindingkan papan dengan mebeleir seadanya bersanding dengan banyak kambing yang siap sedia melahap buku kalau lupa kami lupa menutup pintu kelas, anak-anak menghabiskan waktu istirahat di lapangan gersang yang menjadi rindang karena pepohonan sederhana yang mengelilingi sekolah kami, juga duduk di batu-batu karang itu sambil bercerita tentang hari lalu dan masa depan agar kami tahu kami pasti akan kesitu ...
Jan
05
Boleh ibu tau nama kamu? Cou ngara nggomi? –siapa namamu? “Ipul”, dengan senyum malu-malu khas anak Bima. Anak itu secara fisik tidak istimewa, tapi segera dengan cepat kutemukan bahwa senyumnya innocent dan matanya cerdas.