Mei
03
03
Hari itu giliran kelas 5 saya ajarkan IPS. Pembahasan di kelas 5 berfokus pada sejarah. Kebetulan hari itu yang dibahas mengenai peran tokoh nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan indonesia. Saya ingat sekali dulu ketika SD, sebagai siswa saya hapal wajah Ibu Kartini, Pak Soekarno, Bung Hatta, dan para pahlawan lainnya. Gambar para pahlawan pun mudah terekam diingatan karena saya bisa mendapatkan gambarnya dimana-mana. Saya bisa menemukan di buku (yang waktu itu ...
Feb
16
16
Lemah, tidak berdaya, malas bergerak, dan membuang banyak waktu. Rasanya ingin sekali saya leyeh-leyeh lebih lama. Ketika semua tugas sebagai pengajar muda tiba-tiba menjadi begitu menumpuk. Tugas di sekolah, beban di masyarakat dan sederet “tuntutan” lain yang lari-lari di pikiran. Saya sebagai manusia biasa, tentu butuh jeda. Namun itu semua bukan sebuah excuse, toh memang komitmen saya bahwa setahun ini bukanlah kenyamanan yang saya cari.
Saya kini sudah mulai merasakan ...
Jan
25
25
Rabu malam. Hari itu tidak biasa. Tadinya jadwalku adalah mengajar ngaji di langgar, namun karena hari itu bertepatan dengan sewelasan (tanggal 11 penanggalan jawa) pengajian anak-anak ditiadakan.
Jan
02
02
Hari ini pembagian raport, pertanda akhir semester ganjil tahun ajaran 2011/2012. Saya terburu-buru bersiap ke sekolah. Tidak sabar bertemu para orang tua yang akan mengambil raport anak-anaknya. Dengan jalan yang seperti biasa licin, saya sudah antisipasi dengan menggulung celana melewati jalan licin dibonceng oleh Bapak. Sampai di sekolah saya cukup kaget karena sekolah sepi dengan para orang tua.
Des
31
31
Pagi keempat di hari liburan sekolah. Saya masih bingung harus mengawali hari ini dengan kegiatan apa. Jadilah saya membuka laptop dan mencoba mencari apa yang bisa Saya kerjakan. Ditengah-tengah pekerjaan, Kiki (adik di keluarga angkatSaya) memanggil. “Mba Acha, itu dicari anak-anak katanya mau pada baca buku”. Sontak Saya melompat dari tempat tidur. Begitu bersemangat menyiapkan buku dan alat gambar yang biasa dipakai oleh mereka. Diana, Nita dan Ana. Tiga Siswa ...
Des
02
02
Tingkah Lucu
Hidup di masyarakat jawa yang senang mengobrol (walaupun kadang saya tidak mengerti bahasanya), membuat saya senang mengamati. Sama pada masyarakat jawa pada umunya, mereka senang membicarakan sesuatu. Logat “medok” pun sangat terasa disini. Tak terkecuali pada bapak-ibu juga anak-anak. Disinilah bahasa ibu berperan. Anak-anak sering kali meniru bahasa ibu mereka. Gaya ibu-ibupun melekat tak bisa lepas dari mereka.
Rani si mungil
Salah satu murid yang dulu sering datang ...
Des
02
02
Sudah 3 minggu ternyata saya berada disini. Di desa Margo Mulyo, Lampung. Desa yang jauh dari peradaban kota, juga desa yang tak membuat saya berada di lampung. Semua penduduk disini adalah pendatang. Mereka adalah para peserta Translok ataupun generasi penerus yang datang ke desa ini mulai tahun 1983. Saat dimana desa ini masih sangat sepi dan gajah lampung masih berkeliaran dan membuat resah masyarakat.
Di desa ini saya masih terus ...
Des
02
02
Saya tidak mengkhawatirkan semangat anak-anak dalam belajar, walaupun mereka sering mengeluh dan berkata “wealah buk buk, angel iki buk” (yaampun bu, susah ini). Saya selalu berusaha meyakinkan mereka untuk bisa mengerjakan. Untuk tidak menyerah sebelum mencoba. Saya suruh mereka angkat pulpen dengan tangan kanan tinggi-tinggi dan berkata “Aku pasti bisa”. Juga dalam memberikan nilai, saya berusaha untuk fair. Jika mereka pantas mendapat nilai bagus, akan saya berikan, juga jika mereka ...
Des
02
02
Desa margo mulyo, kecamatan gunung terang, kabupaten tulang bawang barat, propinsi lampung.
Dan tempat ini, tidak asing bagi saya. Daerah yang menjadi jalur lintas sumatera, yang sering saya lalui ketika mudik lebaran beberapa tahun lalu. Saya mengamati sekolah-sekolah yang bangunannya masih jauh dari layak, dan kini saya menjadi bagian dari hal yang dulu bagi saya hanya sekelibat saya lalui di tiap tahunnya. Sampai saat ini, saya masih meraba, apakah ini ...
